You are here

Usulan Debat Kandidat Cakada Melawi

Menjelang pemilukada di Kabupaten Melawi pada 19 Mei mendatang. Para kandidat yang telah direstui KPU Bengkayang untuk melaju dalam perebutan KB 1 J perlu di uji kemampuannya dalam beretorika politik dengan cara debat kandidat. Ungkap salah seorang pemerhati politik, Ali Sahbana, saat berkunjung ke kantor biro Harian Borneo Tribune belum lama ini.

“KPU diharapkan bisa menfasilitasi untuk menggelar debat kandidat tersebut dengan bekerjasama dengan beberapa pihak. Seperti unsur media masa, LSM, mahasiswa dan juga para tokoh-tokoh masyarakat yang ada,” saran bapak satu anak ini.

Ali menjelaskan, tujuan utama dari debat kandidat tersebut ialah untuk mengetahui pemaparan visi dan misi yang ditawarkan oleh setiap kandidat kepada masyarakat Melawi untuk lima tahun kedepan. Baik itu program yang ditawarkan oleh calon bupati, maupun dari calon wakil bupati.

“Melalui debat kandidat tersebutlah, nantinya masyarakat bisa melontarkan pertanyaan kepada masing-masing pasangan calon, setelah visi dan misinya disampaikan,” terang dia.

Dengan demikian, masyarakat dapat menilai, pasangan mana yang memang benar-benar layak untuk memimpin ‘Tanah Negeri Juang’ ini untuk lima tahun kedepan. Tentunya, dengan program-program yang dianggap masyarakat menyentuh dan mungkin terwujud.

“Di situ juga kita bisa melihat, tingkat intelektual dari setiap pasangan, apakah dia pintar, cerdas dan juga cerdik. Karena untuk memimpin Melawi ini, perlu pemimpin yang memiliki ketiga hal tersebut,” katanya.

Maksud dari pintar disini, terang pria ramah ini adalah pintar secara pengetahuannya, cerdas secara pemikirannya. Terutama dalam melihat potensi yang dimiliki daerah untuk dikembangkan, serta cerdik dalam hal membangun pintu kesejahteraan bagi rakyat Melawi.

“Pekerjaan rumah (PR) pemimpin kedepan, sudah menumpuk. Baik itu masalah pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun sosial. Jadi, seorang pemimpin tidak hanya cukup sekedar pintar saja, namun juga harus cerdas dan cerdik,” pungkas Ali.