Menjelang perhelatan pemilukada yang sudah di ambang mata, sejumlah kandidat semakin gencar melancarkan manufer politik melalui strategi yang dimainkan. Terlebih kampanye secara terbuka sudah diperkenankan oleh KPU Melawi sebagai penyelenggara pemilu.
Menjelang perhelatan pemilukada yang sudah di ambang mata, sejumlah kandidat semakin gencar melancarkan manufer politik melalui strategi yang dimainkan. Terlebih kampanye secara terbuka sudah diperkenankan oleh KPU Melawi sebagai penyelenggara pemilu.
Sementara itu, personalia SK Center, Alungku mengatakan, pasangan Yustina Indan-Harjuis, yang diusung oleh Partai Demokrat dan PDK siap bertarung secara habis-habisan dalam memperebutkan kursi KB 1 J, pada pemilukada 19 Mei nanti. “Kita juga sama dengan kandidat yang lainnya, yaitu mempunyai target menang satu putaran saja. Tentunya, kami pun sudah mempersiapkan berbagai strategi politik yang akan dimainkan dalam merebut hati rakyat, dan siap habis-habisan,” terang Alungku, di Sekretariat SK Center, Kamis (6/5) kemarin.
Lebih lanjut pria murah senyum ini mengatakan, target menang pasangan Yustina Indan-Harjuis adalah 32 persen. Dan target tersebut bukanlah target yang muluk-muluk untuk dicapai. Karena figur yang tampil tersebut merupakan sosok yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Melawi, serta memiliki kemampuan yang bisa diandalkan, dalam membawa Melawi ke arah yang lebih baik. “Kami yakin dan percaya, pasangan kami masih mendapatkan tempat di hati masyarakat Melawi. Apalagi sejumlah pembangunan nyata di Kabupaten Melawi sudah dirintis oleh almarhum Bupati Suman Kurik, saat menjadi bupati pertama di daerah ini, jadi tidak sulit rasanya jika masyarakat mau berbicara jujur dengan apa yang sudah bisa dirasakan di daerah ini sekarang, jauh sebelum dimekarkan menjadi sebuah kabupaten,” jelasnya.
Apalagi, sosok Yustina Indan Suman Kurik merupakan sosok birokrat yang mempunyai kemampuan dibidangnya. Begitu pula dengan pasangannya Harjuis Gideyun.
Bahkan tidak hanya itu saja, tampilnya sosok Yustina Indan dalam pergulatan pemilukada Melawi juga membuktikan bahwa kaum perempuan juga mampu tampil sejajar dengan kaum Adam. “Kita butuh pemimpin yang bisa membawa dan memperjuangkan kepentingan untuk semua pihak, baik itu kepentingan untuk kaum perempuan maupun kepentingan untuk kaum laki-laki. Sehingga Kabupaten Melawi dapat lebih maju dan berkembang,” harapnya.
Di mata masyarakat, ungkap Alungku, sosok Bu Indan merupakan figure yang santun, ramah, bersahaja, memiliki komitmen yang kuat, disiplin, peduli dan juga tegas. Dan itu sudah dilakukannya sejak masih menjadi ibu PKK di pemerintahan Kabupaten Melawi ketika mendampingi almarhum Bupati Suman Kurik, saat sering berkunjung di sejumlah desa yang ada serta berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. “Setiap kunjungan disejumlah daerah, pasangan Yustina Indan-Harjuis selalu mendapatkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Karena sosoknya yang sudah dikenal,” imbuhnya.
Di singgung masalah mesin politik, dirinya mengatakan, mesin politik Yustina Indan-Harjuis sudah berjalan secara optimal dan sesuai rencana, sesuai dengan irama politik yang dimainkan. Namun tentunya, tetap mengedepankan politik yang santun dan bermartabat kepada masyarakat. “Kami memiliki tim pemenangan yang disebut dengan Tim 49. Tim ini ada di setiap desa yang ada di Kabupaten Melawi, dengan dibantu Tim Semut (tim bayangan,red) yang siap memenangkan pasangan nomor urut dua ini,” bebernya.
Dalam masa kampaye terbuka seperti sekarang ini, Alungku berharap, para kandidat juga tim sukses setiap pasangan calon agar dapat bertarung secara fair. Bahkan tidak perlu menjelek-jelekkan pasangan lainnya. Sehingga tidak menimbulkan gesekan-gesekan yang akan merugikan semua pihak. Dengan harapan pemilukada dapat berjalan secara aman dan lancar sesuai dengan keinginan dan pilihan rakyat. “Tidak perlu kita saling menghujat, biarkan masyarakat yang menilai dan memilih pemimpinnya untuk lima tahun ke depan, yang jelas siapapun pemimpinnya adalah untuk Melawi yang lebih baik,” kata Alungku.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
