You are here

P2D Bantu Kesejahteraan Perempuan Dayak

Perkumpulan Perempuan Dayak (P2D), merupakan perkumpulan atau organisasi bergerak di bidang kerajinan tangan. Selain itu, mereka juga mendapatkan keuntungan yang bernilai ekonomi untuk kesejahteraan anggota, “Tujuan perkumpulan ini memajukan perempuan Dayak dari segala macam latar belakang, dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan orang banyak,”kata Sekretaris P2D Provinsi Kalbar, Fransiska Denggol, Minggu (23/5) di stand P2D.

Menurut Fransiska, organisasi ini gabungan dari Provinsi Kalbar dan Sanggau. Dalam perkumpulan ini perempuan  yang mempunyai kterampilan seperti menganyam dapat mengajarkan kepada perempuan yang tidak memiliki keterampilan sehingga perempuan ini bisa mempunyai kerajinan tangan sendiri. Dalam perkumpulan ini sudah banyak produk kerajinan tangan yang dihasilkan dari perhiasan manik-manik, kain tenun, tempat tisu dari kayu, tempat tisu dari bahan flannel dan tempat permen. Organisasi yang baru lima tahun terbentuk ini, memiliki jumlah anggota 30 orang, “Rencanya kita akan mecari anggota baru, sehingga perempuan Dayak bisa mengembangkan diri dalam jangkauan kerja yang luas,“ kata Fransiska. Terkait hasil produksi P2D selain untuk pengerajin, juga untuk kas P2D. Khusus kas P2D digunakan untuk kegiatan sosial.

Dibantu Malaysia

Produk-produk yang dipasarkan P2D hanya lokal saja, namun rencanya akan kerjasama Malaysia, khusunya dalam masalah pemasaran produk, sebab kata Fransiska Denggol, setelah pihak Malaysia melihat produk yang dihasilkan, mereka akan membantu memasarkan produk kerajinan tangan perempuan Dayak.