Hingga memasuki hari ke-6 pelaksanaan kampanye pasangan calon pemilukada di Kabupaten Sintang, Gakumdu tidak menerima satupun laporan pelanggaran. “Baik dari panwaslukada, tim pasangan calon maupun dari masyarakat,” kata Kapolres Sintang AKBP. Firly R Samosir saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (7/5) kemarin.
Kendati begitu, Kapolres mengatakan, pengamanan tetap makin ditingkatkan guna mengantisipasi tindak pelanggaran yang mungkin saja terjadi. Pengamanan juga dilakukan kepada pasangan calon maupun tim kampanye secara langsung. “Sebenarnya kita di lapangan juga mengetahui ada pelanggaran berupa intimidasi melalui pesan singkat. Tapi kita sulit untuk membuktikan dan tidak ada yang melaporkan sebagai dasar kita untuk mengambil tindakan,” kata Kapolres.
Perwira menangah polisi dengan dua melati di pundaknya itu mengaku, tidak terlalu kuatir. Sebab, menurutnya, masyarakat saat ini sudah semakin cerdas dalam berpolitik. Sehingga masyarakat tidak akan mudah terprovokasi dan percaya begitu saja dengan sms-sms yang isinya ancaman atau intimidasi.
Firly juga mengimbau kepada masyarakat yang mendapatkan ancaman atau intimidasi untuk tidak takut memberikan informasi dan laporan kepada pihak kepolisian ataupun pihak lain yang terkait dengan penyelenggaraan pemilukada. Baik itu kepada panwaslukada maupun panwascamkada. “Kami dari aparat siap menjamin keamanan dan kerahasiaan laporan. Dan dari laporan itulah kami akan memiliki dasar untuk melakukan tindakan,” tandas mantan Kasad Brimod Polda Kalbar ini.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
