You are here

Bulatkan Tekad, Usung Pemilukada Damai

Damai merupakan kata yang sakral. Siapa pun pasti menginginkannya, bahkan daerah konflik pun menginginkan damai. Namun untuk menuju itu tidak semudah seperti membalik telapak tangan.

Di dalam Pemilukada ini pun kata damai menjadi prioritas. Sebab, dengan damai maka kesejahteraan masyarakat menjadi meningkat dibandingkan di daerah yang kerap konflik. Dan gaung pemilukada damai pun mulai di kumandangkan.

Sejumlah spanduk ajakan pemilukada damai pun terpampang di tepi jalan yang di lalui masyarakat. Mereka berharap kepada masyarakat agar dapat menjaga perdamaian selama maupun pasca pemilukada.

“Pertikaian SARA merupakan pengalaman yang tidak menyenangkan. Jauhkan isu SARA dalam pemilukada 2010,”ujar ketua Forum Peduli Ibu Pertiwi (FPIP), Ferry ketika ditemuinya, Rabu (12/5) lalu.

Ferry menambahkan ajakan damai melalui spanduk ini merupakan murni ajakan FPIP untuk menciptakan pemilukada damai. Dan spanduk ini telah dibentangkan di enam kabupaten Provinsi Kalbar yang menggelar pemilukada.

Selain mengajak masyarakat ikut partisipasi pemilukada damai, lanjut Ferry, pihaknya juga mengajak agar masyarakat gunakan hak suaranya. Karena satu suara itu menentukan pemimpin daerah ke depan.

“Satu suara anda menentukan pemimpin daerah. Gunakan hak pilih anda. Itulah bunyi spanduk kita dalam mengajak masyarakat agar dapat menggunakan hak suaranya saat pencoblosan. Pilihlah pemimpin daerah berdasarkan hati nurani,” pungkas Ferry.