You are here

Black Campaign Pasangan Hen-Boy Diserang SMS Gelap

Pasangan incumbent Hen-Boy akhir-akhir ini mengalami black campaign dari pihak yang tidak bertanggungjawab. Diduga kampanye hitam sengaja dihembuskan untuk mereduksi popularitas pasangan tersebut.

Pasangan incumbent Hen-Boy akhir-akhir ini mengalami black campaign dari pihak yang tidak bertanggungjawab. Diduga kampanye hitam sengaja dihembuskan untuk mereduksi popularitas pasangan tersebut.

Black campaign yang dialami pasangan Hen-Boy adalah mereka dituduh telah menyebarkan short message service (SMS) gelap kepada masyarakat Ketapang yang menyatakan akan memberikan pulsa Rp 50.000 kepada mereka. “Saya menyatakan bahwa SMS yang disebarkan oleh orang-orang tertentu itu sama sekali tidak benar. Kami tidak menggunakan cara-cara yang tidak terpuji untuk menang dalam pemilukada. Sedikitpun tidak ada money politic dalam tim Hen-Boy,” tegas Umar, salah seorang tim sukses pasangan Hen-Boy, di Ketapang, Rabu (7/4) kemarin.

Umar menyatakan, SMS yang disebarkan ke ponsel sebagian besar masyarakat Ketapang yang berbunyi “Bpk Henrikus-Boyman Harun bagi-bagi pulsa agar terpilh sebagi bupati dan wakil bupati Ketapang, Beliau bekerja sama dengan operator telkomsel, sebarkan ke 10 orang pulsa anda akan terisi 50.000. Itulah sebagian isi SMS yang beredar,” terang Umar.

“Itu adalah upaya untuk mendiskriditkan nama baik pasangan Hen-Boy yang lagi harum,” imbuhnya.

Secara tegas Umar membantah segala tudingan yang dialamatkan kepada pasangan Hen-Boy tersebut. Menurutnya, isu ini sengaja dihembuskan oleh pihaknya tertentu kepada masyarakat luas, sehingga masyarakat akan beranggapan bahwa pasangan Hen-Boy pembohong. Dengan demikian, simpati warga kepada pasangan ini diharapkan menjadi berkurang. “Ini merupakakan cara-cara yang tidak terpuji. Cobalah bersaing secara fair,” bebernya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga mengimbau masyarakat Kabupaten Ketapang agar tidak mudah mempercayai segala bentuk kampanye hitam maupun isu yang menyangkut SARA yang sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu. Karena hal itu hanya akan merugikan semua pihak, termasuk masyarakat.