You are here

Biarawan-Biarawati Tak Berpolitik Praktis

Menjelang pesta akbar demokrasi pemilukada di Kabupaten Sekadau 19 Mei mendatang. Pastor Kepala Paroki Santo Petrus dan Paulus, Pastor Markus Adu menegaskan, gereja katolik yang didalamnya adalah biarawan-biarawati tidak berpolitk praktis. “Para pastor, bruder, frater dan suster tidak berpolitk praktis, tetapi mereka memiliki hak untuk memilih sebagai warga negara,” kata Pastor Markus Adu ketika menyampaikan kotbah pada misa perayaan malam paskah di Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus Sekadau, Sabtu (3/4) lalu.

Menjelang pesta akbar demokrasi pemilukada di Kabupaten Sekadau 19 Mei mendatang. Pastor Kepala Paroki Santo Petrus dan Paulus, Pastor Markus Adu menegaskan, gereja katolik yang didalamnya adalah biarawan-biarawati tidak berpolitk praktis. “Para pastor, bruder, frater dan suster tidak berpolitk praktis, tetapi mereka memiliki hak untuk memilih sebagai warga negara,” kata Pastor Markus Adu ketika menyampaikan kotbah pada misa perayaan malam paskah di Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus Sekadau, Sabtu (3/4) lalu.

Namun demikian, ditambahkan dia, para pastor, suster, frater dan bruder berkeinginan memiliki komitmen yang jelas untuk mensukseskan pelaksanaan pemilukada yang damai dan santun di ‘Bumi Lawang Kuari’. “Keterlibatan umat katolik sangat diharapkan demi suksesnya pemilukada di Kabupaten Sekadau nanti,” tegasnya.