Wladimir Klitschko mendominasi pertarungan menghadapi Eddie Chambers. Meski demikian, Klitschko baru berhasil memukul jatuh Chambers di ronde 12 alias ronde penghabisan.
Sebuah pukulan hook kiri dari Klitschko mengempaskan Chambers saat ronde 12 tinggal tersisa lima detik. Itulah penutup dramatis dari pertarungan yang digelar di Duesseldorf, Jerman, Minggu (21/3/2010) dinihari WIB.
Dengan demikian, Klitschko yang mendominasi pertarungan sejak awal, sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas berat versi WBO dan IBF yang disandangnya. Ini merupakan kemenangan KO ke-48 Klitschko dan rekornya menjadi 54-3 dari 57 laga.
Sejak awal, Klitschko memang memegang kendali pertarungan. Di akhir ronde kedua, sebuah pukulan tangan kanan Klitschko membuat Chambers terhuyung, tapi masih sanggup bertahan dengan memeluk Klitschko.
Klitschko yang lebih tinggi dan besar terus menguasai. Meski begitu, pertahanan rapat dari Chambers membuat petinju Ukraina berusia 33 tahun itu cuma bisa melepas jab yang kurang mematikan.
Di ronde kelima, Chambers sempat memberi sedikit tanda perlawanan. Petinju Amerika yang berjukul 'Fast Eddie' itu sempat mendaratkan pukulan ke wajah Klitschko, tapi ia sendiri juga sempat terpukul beberapa kali.
Ronde keenam berlangsung minim aksi. Klitschko merebut ronde ketujuh dengan serentetan pukulan kombinasi kiri-kanan ke kepala, namun Chambers bergeming dan sama sekali tidak goyah.
Pertarungan sempat mengalami penundaan di awal ronde ke-10 karena Chambers melakukan pergantian sarung tinju. Di ronde 10 dan 11, Klitschko belum terlalu ngotot mengejar kemenangan KO dan cuma melemparkan jab untuk mengumpulkan angka.
Di ronde terakhir, baru Klitschko mencoba mengejar KO. Dan akhirnya, sebuah pukulan kiri Klitschko berhasil menganvaskan Chambers yang bahkan membutuhkan beberapa menit perawatan. Tanpa perlu memberi Chambers hitungan, wasit memutuskan Klitschko menang KO.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
