Wacana pertarungan akbar antara Floyd Mayweather Jr dengan Manny Pacquiao, Maret mendatang, dipastikan tidak akan terwujud. Kubu Pacquiao berang dan mengklaim Mayweather sebagai pengecut. Panas, Mayweather pun menyerang balik petinju asal Filipina.
"Selama proses ini saya terus bersabar. Tapi, saat ini, saya benar-benar muak dengan Pacquiao dan para perwakilannya yang mencoba menyalahkan saya atas gagalnya pertarungan. Padahal, jelas semuanya karena kesalahan mereka," ketus petinju Amerika Serikat.
"Harap diingat, saya bukan saja berharap untuk bertanding dengan Manny Pacquiao, saya ingin menghajarnya," tegas Mayweather seperti dilansir reuters, Jumat (8/1/2010).
Pertarungan yang sedianya digelar 13 Maret di Las Vegas itu diputuskan batal, Rabu (6/1/2010), setelah Pacquiao menolak melakukan tes darah sebelum laga. "Sebelum dilakukan mediasi, tim saya mengajukan usul pelaksanaan tes darah 14 hari sebelum laga digelar. Tapi usul itu ditolak. Dia memang tidak ingin melaksanakan tes itu," kecam Mayweather.
"Saya siap bertarung dan menandatangani kontrak. Pacquiao harus berhenti beralasan dan berhadapan dengan saya," tutupnya.
Sementara itu, pihak perwakilan Pacquiao justru berkeras bahwa mereka siap melakukan persyaratan yang diajukan Mayweather. Namun, mereka yakin, Mayweather memang tidak pernah mengharapkan laga terlaksana karena takut kalah.
"Megalaga itu batal karena Mayweather tak pernah mengharapkannya. Dia tidak ingin menanggung malu kekalahan. Padahal Pacquiao menyetujui semua syarat yang diajukan," cetus promotor Bob Arum beberapa waktu lalu.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
