Seluruh pencinta tinju tampaknya tak rela tarung akbar antara Manny “Pacman” Pacquiao kontra Floyd Mayweather Jr batal dilangsungkan. Hal senada juga dilontarkan mantan petinju dunia Oscar De La Hoya yang tak ingin duel itu batal hanya karena salah satu petinju enggan melakukan tes doping.
Seluruh pencinta tinju tampaknya tak rela tarung akbar antara Manny “Pacman” Pacquiao kontra Floyd Mayweather Jr batal dilangsungkan. Hal senada juga dilontarkan mantan petinju dunia Oscar De La Hoya yang tak ingin duel itu batal hanya karena salah satu petinju enggan melakukan tes doping.
Rencana pertarungan akbar antara kedua petinju tangguh ini memang terancam batal. Itu setelah kubu Pacman menolak menjalani tes darah (doping) yang diminta manajemen Mayweather sebelum pertandingan digelar. Alhasil, tudingan miring pun deras menerpa juara kelas menengah itu.
Pacquiao dituding terlibat dalam penggunaan obat-obatan terlarang. Namun, rumor ini sempat dibantah sang promotor Bob Arum yang balik menyerang dengan mengatakan, permintaan tes doping tersebut merupakan akal-akalan kubu Mayweather yang dinilainya takut untuk melakukan pertarungan tersebut.
Terlepas dari aksi saling tuding yang dilancarkan kedua kubu, De La Hoya yang kini berkarier sebagai promotor mengaku ingin sekali melihat pertarungan akbar tersebut. Lebih lanjut, petinju yang sempat dikalahkan Pacman ini juga menyarankan agar kubu Pacquiao mengalah dan menjalani tes tersebut.
“Kita bisa membuktikan diri sebagai petinju yang bersih dengan menjalani tes (doping) tersebut. Jadi, mengapa Anda tak mau melakukannya? Ayolah… Tes tersebut hanya akan mengambil sedikit darah Anda. Jadi, efeknya juga takkan terlalu besar,” papar De La Hoya sebagaimana dikutip Boxing Scene, Senin (28/12/2009).
“Jika tak ada yang perlu Anda (Pacman) sembunyikan, mengapa harus takut? Jadi, jalanilah tes itu,” tambahnya seraya merayu Pacman agar bersedia mengikuti tes demi berlangsungnya partai akbar tersebut.
Andai pertarungan ini nantinya terealisasi, namun Pacman tidak menjalani tes doping, maka hal itu justru akan menjadi bumerang bagi petinju asal Filiphina itu, apapun hasilnya. Jika menang, maka publik akan mengatakan “Pacman menang karena bantuan doping. Sementara jika kalah, publik akan mengatakan “Pacman hanya bisa menang dengan bantuan steroid (doping).” So, jalan terbaik yang tampaknya harus diambil Pacman adalah menjalani tes tersebut.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
