You are here

Damianus Berbisnis Bunga Kamboja

Siapa tak kenal Damianus Jordan. Pelatih Tinju asal Kayong Utara ini, selain melatih tinju kini dirinya juga sibuk mengurus plumeria (bunga kamboja).

"Bunga yang dihasilkan masyarakat kita tampung, sekarang perkembangannya cukup menjanjikan," katanya saat diditemui jelang keberangkatan ke Pontianak beberapa waktu lalu di Pelabuhan Sukadana.

Siapa tak kenal Damianus Jordan. Pelatih Tinju asal Kayong Utara ini, selain melatih tinju kini dirinya juga sibuk mengurus plumeria (bunga kamboja).

"Bunga yang dihasilkan masyarakat kita tampung, sekarang perkembangannya cukup menjanjikan," katanya saat diditemui jelang keberangkatan ke Pontianak beberapa waktu lalu di Pelabuhan Sukadana.

Bunga kamboja yang ditanam oleh masyarakat sekitar Dusun Sungai Belit, Desa Sejahtera dan desa-desa lainya menurut Damianus mulai menghasilkan. Dalam mengembangkan bunga kamboja, Damianus melibatkan masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong.

Dia mengaku tanaman ini sangat cocok untuk segala jenis tanah, terutama tanah berpasir dan kritis. Kegunaan bunga ini banyak sekali. Bunga kamboja yang didatangkannya dari Jawa Timur dan Bali, berbeda dengan bunga kamboja yang biasa tumbuh di Kalimantan. ”Bunganya wangi, dan mudah dikembangkan,” ujarnya.

Menurutnya jenis plumeria, kerabat jauh dari adenium ini dalam bentuk kering dapat di ekspor ke China dan Taiwan sebagai bahan baku aneka jenis obat, bahan baku teh dan lain-lain. Jadi tak hanya digunakan ritual keagamaan, tetapi juga dapat menyembuhkan penyakit kelamin seperti raja singa.

Tanaman ini menyembunyikan berbagai kebaikan buat manusia. Lewat akar, sirap kulit, getah, kuntum bunga dan daun. Getah kamboja mematangkan bisul dan melunakkan katimumul serta kutil. Bunga kamboja diidentifikasi mengandung alkaloid, steroid, tanin, flavonoid dan saponin, sedang ekstrak bunga hanya steroid.

Secara kasar getah semboja terdapat alkaloid, tanin, flavonoid dan tripterpenoid, tapi yang terdeteksi pada ekstrak getah hanya triterpenoid pentasiklik. Di China dan Bali, helaian mahkota kamboja kering sering di konsumsi sebagai seduhan teh.