Sempat menjadi ancaman Roger Federer, prestasi Rafael Nadal belakangan melempem akibat cedera. Motivasi Nadal pun dipertanyakan Federer.
Federer berhasil merengkuh gelar Australia Open 2010, sekaligus trofi grand slam ke-16 sepanjang karir. Hal itu membuat FedEx menyamai prestasi legenda tenis Rod Laver yang sukses menyapu bersih semua gelar grand slam.
Tapi FedEx belum puas dengan prestasi yang dicapainya. Dia masih termotivasi tampil gemilang sepanjang musim 2010/2011. “Saya akan mencoba bermain apik dan mempertahankan posisi sebagai petenis nomor satu,” tegas Federer.
Kendati Nadal sering terganggu oleh cedera, FedEx masih menganggap petenis asal Spanyol itu sebagai ancaman terbesarnya saat ini. Hanya, menurut FedEx, Nadal tidak memiliki motivasi untuk menjadi nomor satu.
“Momen pertama ketika saya menjadi petenis nomor satu enam tahun yang lalu, momen penting dalam karir saya,” papar FedEx. “Itu merupakan prestasi yang spesial dan saya selalu ingin kembali ke sana.”
“Beberapa petenis memiliki motivasi untuk menjadi nomor satu. Nadal sepertinya tidak peduli dengan hal itu atau dia enggan menunjukkannya,” sindir petenis 28 tahun disitat Reuters, Selasa (16/2/2010).
| Berikutnya > |
|---|
