You are here

Mengungkap Misteri Kebun Nenas

Jajaran Kepolisian di wilayah hukum Polda Kalimantan Barat diuji untuk kerja ekstra keras mengungkap misteri kematian mahasiswa STAIN yang juga berprofesi sebagai penjual emas.

Petunjuk telepon sudah jelas yang membuat langkahnya meninggalkan rumah begitu ringan. Telepon genggam yang berdering itu pulalah yang membuat korban tambah semangat, sebab dibenaknya pastilah terjadi transaksi jual beli emas.

Nah, berangkat dari petunjuk alat komunikasi berupa telepon genggam itu seja, sebetulnya sangat memudahkan polisi dalam mengungkap siapa pelakunya. Sebab bisa saja polisi pergi ke provider telepon dimaksud untuk meminta rekaman servernya.

Dari situ bisa dilihat siapa pemegang nomor telepon yang menghubungi korban. Atau sebeliknya bisa diputar kembali rekaman pembicaraan di provider telepon yang digunakan korban dan pelaku.

Dari situ bisa dikejar siapa pemilik nomor yang berkomunikasi dengan korban. Biasanya para ahli telekomunikasi tidak menemukan kesulitan untuk mengidentifikasi pelaku. Dan kita sangat yakin aparat kepolisian juga menguasai alat komunikasi seperti itu dengan mekakukan kerja sama dengan setiap provider telepon yang ada di wilayah ini.

Petunjuk lain untuk mengungkap pelaku pembunuhan yang keji di kebun nenas itu juga sudah dikantongi polisi. Mulai dari barang bukti, seperti korban berangkat dengan motor supra, membawa serta laptop dan HP. Belum lagi jejak darah yang ditinggalkan korban yang menjadi petunjuk lokasi makam korban.

Kita sangat yakin, polisi hanya buntuk waktu untuk segera mengungkap pelakunya. Petunjuk-petunjuk seperti itu sangat membantu polisi untuk mengungkap pembunuhan yang cukup sadistis itu.

Kita berharap semoga peristiwa kebun nanas ini cepat terungkap. Dengan demikian, maka tidak ada tanda tanya di masyarakat siapa pelaku pembunuhan terhadap seorang mahasiswa tersebut.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang telah dipasang garis polisi. “Pelaku pembunuhan ini masih belum terungkap, tapi kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan ini,” kata polisi.

Kadi kita tunggu saja dan biarkan polisi bekerja melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelakunya. Sehingga terjawablah mistri kubur di kebun nenas itu. Semoga!

 

 

//bang bun//


Musim langsat sudah mencapai puncaknya...


Buah rambai penutup musim buah....