You are here

Pembangunan Masjid Raya Songsong Kapuas Raya

Rencana pembangunan Masjid Raya Sintang di pusat kota kawasan tugu BI tinggal menunggu rekomendasi dari Kasdam. Pemerintah Kabupaten Sintang telah mengeluarkan rekomendasi untuk pembangunan masjid yang direncanakan jadi masjid terbesar di Bumi Senentang ini.

“Masjid Raya yang sedang kita rencanakan akan dibangun ini merupakan salah satu persiapan untuk menyonsong pembentukan provinsi Kapuas Raya,” ungkap ketua panitia rencana pembangunan masjid raya Sintang H. Jannah Lingga belum lama ini.

Rekomendasi dari Kasdam ini terkait kepemilikan lahan di lokasi yang direncanakan akan dibangun masjid adalah lahan milik TNI. 

“Tim sudah mulai melakukan penjajakan kepada pihak TNI. Koordinasi juga

sudah kita lakukan. Hanya memang, yang berhak mengeluarkan ijin tersebut

adalah Kasdam. Pada intinya tidak ada masalah. Pihak Korem 121 ABW juga siap memfasilitasi permohonan ijin pembebasan lahan yang dimaksud kepada Kasdam,” jelas Lingga.

Dikatakan Lingga, pembebasan lahan yang dimaksud adalah dengan system tukar guling, dimana tanah milik TNI seluas 3,5 Hetktar yang berada di kawasan Tugu BI akan ditukar dengan lahan milik ummat yang dihibahkan ke Pemkab Sintang seluas 20 Hektar yang berada di Kelurahan Kapuas Kiri Hilir (KKI).

“Kita akan turunkan tim untuk menilai tukar guling ini,” bebernya.

Masjid Raya Sintang diperkirakan memerlukan dana sekitar Rp 32 miliar. sumber dana direncanakan berasal dari bantuan Pemkab serta swadaya dari masyarakat Sintang. Mantan kepala Bappeda Sintang ini pun berharap agar proses pembangunan masjid dapat berjalan dengan lancar.

“Semoga tidak ada kendala dan halangan yang berarti, sehingga pada 2012 mendatang proses pembangunan sudah bisa dimulai,” pungkasnya.