Bupati Sintang, Milton Crosby, mengunjungi satu-satunya rumah betang di Desa Gut Jaya Bakti Kecamatan Ketungau Tengah, Selasa (16/3). Kunjungan orang nomor satu di Bumi Dara Juanti tersebut disambut dengan tarian adat Dayak setempat dan dijamu dengan kuliner tradisional masyarakat yang tinggal di kaki Bukit Rebung tersebut. Berbagai prosesi penyambutan khas rumah betang pun dilaksanakan seperti minum tuak yang dituangkan dalam miniatur kepala singa dan piring kuno yang dilakukan bupati Sintang bersama tokoh masyarakat setempat, sehingga suasana di rumah betang hari itu nampak ramai, riuh dan penuh keakraban. Tarian piring dan pantun yang dinanyikan juga dibawakan oleh ibu-ibu juga turut menambah semarak rumah betang hari itu.
Anos, Kepala Dusun Enteloi Hulu, menuturkan dusunnya memiliki penduduk 350 jiwa dengan 73 KK. “Kami minta bantuan pemerintah untuk membuat PLTMH dan peningkatan jalan menuju pusat desa yang hanya sekitar 2 kilometer. Saat ini anak-anak usia sekolah di dusun kami ada yang sekolah ke SDN 18 Lubuk Kedang dan ke SDN 20 Nanga Enteloi,” jelas Anos.
“Rumah betang ini merupakan satu-satunya di desa kami yang memiliki 30 pintu dan sudah berusia 29 tahun sehingga perlu direhab lagi dalam rangka upaya pelestarian seni budaya Dayak. Di dusun ini memang sudah ada sarana air bersih yang dibiayai dari dana kompensasi BBM dan swadaya masyarakat yang mempunyai jarak ke sumber air bersih mencapai 8 kilometer,” jelas Tanggi, Kepala Desa Gut Jaya Bakti
Ibu Kidang, salah satu warga meminta bantuan buku bacaan bagi anak-anak sekolah agar bisa membantu anak-anak mereka agar bisa membaca. “Kami juga minta agar ada bantuan bagi anak-anak yatim piatu yang ada di dusun kami,” pinta Ibu Kidang. Sementara Jikim, pemimpin umat Katolik setempat mengharapkan bupati Sintang bisa memperhatikan pembangunan dan pengembangan gereja. “Pada hari ini kami minta Pak
Bupati Sintang untuk bersedia menancapkan tiang pertama gereja kami yang berukuran 7 x 15 meter,” pinta Jikim.
Bupati Sintang, Milton Crosby, terus memberikan motivasi kepada masyarakat untuk terus memperluas kebun karet, meningkatkan kekompakan dan kebersamaan sebagai ciri khas masyarakat di rumah betang. “Permintaan buku bacaan akan saya bicarakan dengan Dinas Pendidikan dan Kantor Arsip dan Perpustakaan mudah-mudahan ada celah untuk bisa membantu anak-anak di sini. Bantuan bagi anak yatim piatu juga akan saya sampaikan ke Dinas Sosial, mudah-mudahan bisa dibantu. Untuk rehab rumah betang ini juga bisa dianggarkan di Dinas Pariwisata. Dan memang sudah banyak rumah betang yang sudah direhab melalui dana Pemkab Sintang, tentu rumah betang ini juga bisa dibantu,” jelas Milton. Pada kesempatan tersebut, Milton juga memberikan bantuan dana bagi pembangunan Gereja Katolik dan rehab rumah betang. Bupati Sintang juga menancapkan tiang pertama Gereja Katolik. (Syukur Saleh/Inkom).
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
