You are here

Kedepankan Komunikasi untuk Selesaikan Masalah

Dalam menjalankan tugas sebagai penjaga keamaman dan ketertiban masyarakat, Kapolres Sintang AKBP Firly Ruspang Samosir mengatakan selalu mengedepankan komunikasi dengan masyarakat. Komunikasi ini menurutnya sangat efektif untuk mengantisipasi berbagai masalah. Termasuk masalah yang terjadi antara masyarakat dengan aparat kepolisian sendiri ataupun masalah-masalah masyarakat yang ditangani oleh kepolisian.

“Intinya adalah pada masalah komunikasi antara polisi dengan masyarakat,” kata Kapolres Sintang ketika dimintai komentar terkait dengan kejadian yang di kabupaten Ketapang beberapa waktu lalu.

Dengan komunikasi menurutnya terbuka ruang yang luas antara masyarakat dan polisi untuk berbagi informasi.  Karenanya menurut Kapolres yang genap bertugas selama 2 tahun per 26 Oktober lalu ini mengatakan dirinya tak segan-segan meluangkan waktu untuk bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat di Sintang. Bahkan di masa kepemimpinannya, ia pernah membuka dialog langsung dengan masyarakat di kawasan terminal Sungai Durian Sintang.

Menurutnya setiap permasalahan yang muncul pasti ada latar belakangnya. Hal ini lah yang mesti ditindaklanjuti dan diinformasikan sejauh mana perkembangannya kepada masyarakat. Sehingga

“Saya selalu ingatkan kepada anggota bahwa setiap masalah yang ditangani harus diselesaikan sesuai dengan prosedur yang ada. Mulai dari tingkat penyidikan dan sebagainya dan masyarakat juga harus diberikan penjelasannya,” tuturnya.

Ia pun menilai bahwa masyarakat di Sintang juga sangat kooperatif terhadap berbagai hal yang menyangkut tugas dan tanggung jawabnya ketika muncul persoalan. Hal ini menurutnya merupakan cara yang ampuh untuk meminimalisir dampak yang muncul dari sebuah permasalahan.

“Kepolisian akan tetap focus pada permasalahan yang ada, bukan menjadikan masalah yang ada justru menjadi bias,” tukasnya.

Namun demikian pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk juga dapat menghormati  serta memahami suatu proses penyidikan yang tengah dilakukan oleh Polisi.

“Kita meminta masyarakat juga bisa menghormati dan memahami proses yang tengah kita jalankan. Karena terkadang ada masyarakat yang mengira kita tidak serius dalam menangani suatu permasalahan. Padahal yang namanya proses itu memerlukan waktu tergantung tingkat permasalahan yang dihadapi. Nah disinilah kita membutuhkan suatu proses kerjasama dengan masyarakat itu,” jelasnya lagi.

Dalam melakukan proses terhadap kasus, lanjut Kapolres, pihak kepolisian untuk itu dirinya berpesan agar masyarakat tida segan atau takut untuk bertanya kepada aparat kepolisian jika memang ingin mengetahui perkembangan masalah yang sedang ditangani.

“Silahkan masyarakat yang ingin tahu datang dan bertanya kepada kita. Tentu dengan ketentuan dan aturan yang ada,” tegas mantan Dansat Brimob Kalbar ini.