Kepala Depot Pertamina Sintang, LJ. Wowor, Rabu (10/3) sekitar pukul 00.35 tutup usia. Pria asal Manado Sulawesi Utara yang baru bertugas di Sintang selama 4 bulan terakhir ini meninggal di RSUD Ade M Djoen Sintang karena sakit. Tak ada yang menyangka jika bapak 3 anak tersebut akan meninggalkan keluarga dan semua koleganya begitu cepat. Pasalnya pada hari Selasa (9/3), LJ Wowor masih bekerja di kantor Depot Pertamina yang tepat berada di rumah dinasnya.
Kepala Depot Pertamina Sintang, LJ. Wowor, Rabu (10/3) sekitar pukul 00.35 tutup usia. Pria asal Manado Sulawesi Utara yang baru bertugas di Sintang selama 4 bulan terakhir ini meninggal di RSUD Ade M Djoen Sintang karena sakit. Tak ada yang menyangka jika bapak 3 anak tersebut akan meninggalkan keluarga dan semua koleganya begitu cepat. Pasalnya pada hari Selasa (9/3), LJ Wowor masih bekerja di kantor Depot Pertamina yang tepat berada di rumah dinasnya.
“Selasa pagi kemarin, beliau cuma bilang perutnya kembung saja. Tapi beliau tetap bekerja seperti biasa,” ungkap Sudirman Kabag Operasional Depot Pertamina Sintang.
Sebelum meninggal, atasannya tersebut juga tidak menunjukkan tanda-tanda yang aneh. Hanya saja sekitar pukul 10.00 malam hari, ia mendapatkan kabar bahwa atasannya tersebut dibawa ke RSUD Sintang. Namun saat itu menurutnya kondisinya masih sehat dan sadar.
“Informasinya beliau kena serangan jantung,” tambahnya.
Setelah disemayamkan di rumah duka Jalan MT. Haryono Sintang, jenazah akan dibawa ke Pontianak dan selanjutnya diterbangkan menuju tanah kelahiran almarhum di Manado Sulawesi Utara.
LJ. Wowor meninggal dalam usia 51 tahun. Ia menikah dengan seorang wanita asal Sepauk dan dikaruniai tiga orang anak.
Bupati Sintang, Milton Crosby, yang datang melayat ke rumah duka menyatakan sangat berduka atas meninggalnya kadepot pertamina yang baru bertugas di Sintang tersebut.
“Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang mulia di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan dikaruniai kesabaran dan ketabahan,” ujarnya.
Namun ia berharap masyarakat tidak khawatir tentang distribusi minyak atau BBM dengan meninggalnya Kadepot Pertamina Sintang tersebut. Sebab Pertamina pasti akan mengambil langkah bijak dalam memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Sintang.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
