Jumlah pemilih tetap yang telah ditetapkan KPUD Sintang menjadi DPT Pemilukada 2010 bertambah sebanyak 2668 pemilih. Pertambahan jumlah pemilih ini menggunakan perbandingan jumlah pemilih pada Pilres beberapa bulan lalu, dimana jumlah pemilihnya mencapai 259.386. Sementara jumlah DPT yang ditetapkan KPUD Sintang pada Pemilukada 19 Mei mendatang sebanyak 262.054 pemilih. Penetapan jumlah DPT Pemilukada Sintang sendiri dilaksanakan, Sabtu (20/3) pagi kemarin, di Aula KPUD Sintang. Penetapan dihadiri anggota KPPS dan koalisi pengusung.
Jumlah pemilih tetap yang telah ditetapkan KPUD Sintang menjadi DPT Pemilukada 2010 bertambah sebanyak 2668 pemilih. Pertambahan jumlah pemilih ini menggunakan perbandingan jumlah pemilih pada Pilres beberapa bulan lalu, dimana jumlah pemilihnya mencapai 259.386. Sementara jumlah DPT yang ditetapkan KPUD Sintang pada Pemilukada 19 Mei mendatang sebanyak 262.054 pemilih. Penetapan jumlah DPT Pemilukada Sintang sendiri dilaksanakan, Sabtu (20/3) pagi kemarin, di Aula KPUD Sintang. Penetapan dihadiri anggota KPPS dan koalisi pengusung.
Ketua KPUD Sintang, Ade M Iswadi, usai memimpin pleno penetapan DPT kepada Wartawan Tribune, mengatakan bahwa setelah ditetapkan tidak ada lagi perbaikan data pemilih. Sebab setelah KPPS dan PPK melakukan verifikasi, pemutakhiran data lalu menyerahkannya langsung ke KPUD, pihaknya telah memberikan kesempatan kepada para koalisi pengusung pasangan calon untuk melakukan koreksi. Hingga akan ditetapkan menjadi DPT menurutnya tak ada koalisi pengusung yang menyatakan ada kesalahan pada data tersebut.
Penambahan jumlah DPT Pemilukada Sintang yang hanya 2.668 terkesan janggal. Sebab beberapa waktu lalu dari media center KPUD Sintang telah menyampaikan pemberitaan yang menyatakan bahwa jumlah pemilih pemula di Sintang bertambah lebih dari 6.000 orang. Data ini pun diperkuat oleh data yang disampaikan oleh Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Namun anehnya, DPT yang ditetapkan KPUD hanya terjadi penambahan angka yang jauh dibawah jumlah pemilih pemula. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana dengan data Pilpres beberapa waktu lalu, atau memang ada kejanggalan pada DPT Pemilukada Sintang Mei nanti.
“Setelah dilakukan penyisiran, ternyata banyak nama ganda pada daftar pemilih dan itu banyak terjadi di Kota Sintang ini,” jelas pria yang akrab disapa Ami ini.
Selain nama ganda, Ami juga mengatakan dari penyisiran juga ditemukan pemilih yang telah meninggal dan tidak cukup umur. Bahkan menurutnya di Kecamatan Sungai Tebelian ada pemilih yang dicoret/dihilangkan dari DPT menjelang rekap data yang dilakukan PPK. Penghilangan nama pemilih ini menurutnya dilakukan, ternyata yang bersangkutan masih berumur 16 tahun sehingga belum bisa menggunakan hak pilih.
“Persoalan yang kita hadapi di lapangan sangat bervariasi, antara lain masa liburan yang ada di Kota Sintang dan ada pemilih yang menegaskan dirinya pulang kampung dan sebagainya,” terangnya kembali.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
