Bertahun-tahun hanya menjadi wacana, upaya untuk mempercepat terbentuknya provinsi Kapuas Raya terus bergulir. Birokrat bergerak, politisi menggeliat, kepala desa juga tak ketinggalan merapatkan barisan.
“Meskipun di depan banyak halangannya, saya yakin PKR bisa terwujud. Meminjam akal kancil yang melintasi sungai melewati punggung buaya, namun akhirnya sampai juga ke seberang,” ucap Asen, Kepala Desa Tanjung Prada Kecamatan Tempunak Kabupaten Sintang.
Menurutnya, rencana deklarasi forum kepala desa se Kalbar di Sintang adalah salah satu upaya dari para kepala desa yang pada dasarnya ingin segera terwujud pemerataan pembangunan dengan salah satu solusi yang ditawarkan adalah pemekaran provinsi.
“Kami sudah sampaikan ke Pak Milton karena merupakan koordinator pemekaran ini, tidak ada niat lain, hanya memantapkan koordinasi dan agar pak Milton tahu bahwa dukungan untuk PKR ini bukan hanya dari timur, tetapi dari seluruh wilayah Kalbar,” jelasnya.
Ia sangat berharap para kepala desa di Timur Kalbar yang sudah melalui proses pemilihan yang sangat demokratis dan dilegitimasi oleh masyarakat masing-masing desa untuk turut bahu-membahu memberikan dukungan bagi percepatan terbentuknya PKR ini.
“Kades di luar wilayah timur Kalbar sudah memberikan dukungan untuk kita, tentunya ini sangat berarti bagi kita di timur dan kita harus maju terus agar provinsi baru segera terbentuk,” kata dia.
Asen menegaskan meskipun perjuangan untuk menuju PKR ini harus berbenturan dengan kepentingan politik, hal itu tidak jadi persoalan selama seluruh elemen bisa bersatu dan berjuang bersama secara terus menerus untuk mewujudkan pemekaran ini. “Yang penting PKR bisa terwujud, itu yang diinginkan,” tukasnya.
Ia juga berharap para bupati, pimpinan legislatif di seluruh wilayah timur Kalbar agar tidak takut untuk terus memberikan dukungan bagi upaya pemekaran yang sudah menjadi keinginan bersama ini. “Jangan hanya bupati Sintang saja yang muncul, kepentingan bersama ini harus disuarakan oleh semua pihak, tunjukkan bahwa kita punya komitmen yang sama,” imbuhnya.
Sementara, Bupati Sintang yang juga koordinator Pemekaran PKR, Milton Crosby membenarkan ada rencana dari forum kepala desa se kalbar untuk melaksanakan deklarasi di Sintang. “Mereka ada mengabarkan rencana itu ke saya, rencananya tiap kabupaten akan mengirim utusan minimal 20 orang,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut murni inisiatif para kepala desa untuk memberikan dukungan moral bagi percepatan pembentukan PKR. “Saya tidak ada campur tangan, mereka gerakan mandiri sebagai bentuk dukungan dari arus bawah,” jelasnya.
Ia mengatakan dukungan itu sangat membantu dan cukup memberi warna bagi percepatan pemekaran provinsi. “Dukungan mereka riil, apalagi kepala desa itu representasi dari masyarakat, ini inisiatif mereka sendiri, biaya juga mereka yang cari sendiri, semakin banyak dukungan tentu ini semakin baik,” imbuhnya.
Terkait anggapan hanya dia saja yang lebih banyak bersuara nyaring mengenai pemekaran ini sementara bupati di empat kabupaten lainnya jarang atau tidak menyuarakan yang sama, ia mengatakan hal itu sah-sah saja karena berdasarkan hasil kesepakatan, Bupati Sintang yang dipercaya untuk menjadi koordinator.
“Siapapun Bupati Sintang, dia akan menyuarakan ini apalagi untuk PKR ini di tingkat Kabupaten semua urusan administrasi sudah selesai, persoalan tinggal di provinsi dan pusat, koordinasi antar kabupaten terus berjalan melalui Asisten 1 pemerintahan masing-masing,” tukasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
