You are here

Optimis Raih Piala Adipura

Kota Singkawang pernah menyandang predikat kota terbersih dan berhasil memperoleh piala Adipura. Dua tahun berlalu keinginan untuk meraih kembali piala Adipura diiharapkan dapat terwujud pada tahun 2011/2012.

“Kita berusaha meskipun tidak mengharapkan, namun ada hal positif dari keinginan Singkawang raih Adipura,”jelas Walikota Singkawang, Hasan Karman, Rabu (3/11) siang kemarin.

Pola hidup bersih, dan menjaga lingkungan sekitar menjadi tujuan utama dari keinginan kota ini berbenah, dan keberadaan Adipura menjadi poin mendukung menciptakan hidup bersih dan lingkungan sehat, mulai dari lingkungan keluarga sampai pemerintahan.  Sebagai pionir menyongsong Adipura, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus mulai berbenah, terutama sekali Dinas pertamanan dan kebersihan karena mereka menjadi ujung tombak bersih tidaknya kota ini, selain kesadaran masyarakat itu sendiri.

“Masih ada waktu untuk kita berbenah dalam persiapan penilaian Adipura. Fokuskan pembenahan titik pantau dalam rangka persiapan penilaian adipura tahap pertama,” katanya.

Dirinya juga mengharapkan semua perangkat bersama masyarakat bersama-sama menciptakan lingkungan bersih. Dan kegagalan Singkawang meraih Adipura tahun 2009/2010 diharapkan menjadi pelecut melakukan peningkatan.

“Tahun ini kita kalah dari Kabupaten Sintang, namun kita harapkan tahun ini kita kembali sebagai pemenang,” harapnya.

Kesadaran masyarakat menjadi hal terpenting dalam mewujudkan keinginan tersebut. Petugas kebersihan tidak akan bisa berbuat  banyak jika masyarakat sendiri tidak ingin kotanya bersih. Apalagi pasukan kuning sebagai garda terdepan sudah kerja maksimal, namun kerja mereka akan menjadi sia-sia jika masyarakatnya sendiri masih ogah-ogahan menjaga lingkungan sekitar mereka.

Untuk mewujudkan itu sendiri ada beberapa indikator terpenting yang menjadi nilai mutlak mendapatkan Adipura. Mengacu pada ketentuan dari pemerintah pusat, ada dua indikator dalam hal penilaian Adipura yakni penilaian fisik dan nonfisik. Untuk penilaian nonfisik yang isinya berupa dokumen-dokumen, pihaknya sudah menyiapkan. Sedangkan untuk indikator penilaian fisik, hal itu masih terus dilakukan perbaikan.

Untuk penilaian fisik, ada 11 indikator yang dinilai oleh tim dari Kementerian Lingkungan Hidup. Ke-11 indikator ini meliputi permukiman, jalan khususnya jalan arteri dan kolektor, pasar, perkantoran, sekolah, rumah sakit/puskesmas, hutan kota, taman kota, TPA, pemilahan sampah dan pengolahan sampah. Namun, tidak semua lokasi itu dinilai oleh tim dari Kementerian Lingkungan Hidup, hanya dipilih lokasi tertentu saja.

Sementara itu untuk rentang waktu program Adipura untuk tahun ini dimulai dari bulan Juni 2011-Juni 2012. Sedangkan untuk penilaian tahap 1 atau yang sering dikenal P 1 dilakukan sekitar bulan Oktober-November 2011. Sedangkan untuk penilaian tahap 2 dilakukan pada April-Mei 2012.

Mulai tahun ini ada ketentuan baru soal penilaian Adipura. tidak semua daerah yang ikut dalam Program Adipura secara otomotis bisa mengikuti penilaian tahap dua setelah mengikuti penilaian tahap 1. Hanya daerah yang memperoleh nilai minimal 71 dalam penilain tahap satu yang berhak mengikuti penilaian tahap dua. Dan sebaliknya, jika ada daerah yang nilainya kurang dari 71 pada saat penilaian tahap 1, maka otomatis langsung gugur dan tidak bisa ikut penilaian tahap dua.