Negara Indonesia telah merdeka sejak 1945 silam. Namun kemerdekaan itu ternyata belum dirasakan oleh sebagian rakyat Indonesia, termasuk masyarakat di sejumlah kelurahan di Kota Singkawang. Pasalnya, masyarakat kelurahan belum merasakan pembangunan yang merata oleh Pemerintah Kota Singkawang.
Negara Indonesia telah merdeka sejak 1945 silam. Namun kemerdekaan itu ternyata belum dirasakan oleh sebagian rakyat Indonesia, termasuk masyarakat di sejumlah kelurahan di Kota Singkawang. Pasalnya, masyarakat kelurahan belum merasakan pembangunan yang merata oleh Pemerintah Kota Singkawang.“Kita memang sudah merdeka, tapi untuk masyarakat di desa atau di kelurahan, kemerdekaan itu malah belum dirasakan oleh masyarakat,” kata anggota DPRD Kota Singkawang, Victorianus, Selasa (2/1) kemarin.
Menurutnya, masyarakat di kelurahan maupun desa belum dapat dikatakan merdeka, karena masih banyak diantara mereka yang masih belum bisa mencicipi pembangunan. Seperti, pembangunan jalan, infrastruktur kelistrikan serta sarana maupun prasana pendukung lainnya.
“Masih banyak jalan yang rusak dan banyak pula rumah penduduk yang masih belum memiliki fasilitas listrik, sehingga kondisi mereka cukup memprihatinkan,” terang mantan kepala Desa Pajintan ini.
Lebih jauh diungkapkan dia bahwa masih banyak jalan yang berlumpur, sehingga menghambat perekonomian masyarakat. Padahal, mata pencarian masyarakat berada di sektor pertanian.
“Pemerintah harus memperhatikan pembangunan jalan akses pertanian, sehingga bisa mendukung perkembangan mata pencarian mereka,” tegas Vistor.
Melihat kondisi masyarakat yang tidak diperhatikan oleh Pemerintah Kota Singkawang tersebut, Victor berjanji akan tetap memperjuangkan segala aspirasi yang disampaikan masyarakat, terutama masyarakat di kawasan Singkawang Timur yang hingga kini selalu tertinggal dalam hal pembangunan.
“Singkawang Timur akan terus kita perjuangkan, karena selalu tertinggal dalam hal pembangunan,” terang wakil rakyat dari dapil Singkawang Timur dan Singkawang Selatan ini bernada datar.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
