Pelakasana Tugas (Plt) Pemberdayaan Masyarakat, Kesatuan Bangsa dan Pemerintah Desa (PM Kesbang Pemdes) Kabupaten Sekadau, Losianus, mengibau kepala desa di Kabupaten Sekadau untuk mewaspadai surat palsu dalam bentuk modus penipuan.
“Motif penipuan jenis ini seringkali mencatut nama Kemendagri di Jakarta dengan iming-iming memberikan bantuan secara cuma-cuma untuk desa. Bahkan kami sering menerima telepon dari sejumlah perangkat desa yang menanyakan benarkah ada bantuan cuma-cuma dari Kemendagri. Saya tegaskan bahwa hal ini tidak benar,” tegas Losianus, di Sekadau, kemarin.
Modus isi surat penipuan tersebut, kata dia, selalu memakai format yang sama berdasarkan kabar yang mereka terima. Sesuai dengan penjelasan Direktur PMD saat rapat koordinasi pada 1 hingga 4 November lalu, bahwa tidak ada surat bantuan yang dikirim ke desa.
“Maka berita atau isi surat tersebut jika ada diterima oleh perangkat desa, saya katakan tidaklah benar,” timpalnya.
Oleh karena itu, dirinya mengharapkan kepada perangkat desa untuk bisa berkoordinasi dengan PM Kesbang Pemdes Kabupaten Sekadau, jika suatu hari ada menerima surat yang berisikan adanya bantuan dari Kemendagri.
Karena menurutnya, saat ini banyak modus penipuan yang tidak jelas dipakai oleh oknum-oknum tertentu secara sengaja dengan tujuan ingin mengelabui para perangkat desa.
“Sekali lagi kami ingatkan kepada para kepala desa agar berhati-hati jika menerima kabar yang tidak jelas dan segera berkomunikasi dahulu dengan kita,” tandasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
