You are here

Warga Warning Pembangunan Proyek Fisik Tepat Waktu

Warga Sekadau mengharapkan proyek fisik yang menggunakan dana Pemkab atau hibah pemerintah pusat 2011 dikerjakan sesuai target dan mengutamakan kualitas hasil yang baik dari pihak ketiga.

“Kita tidak mau kerja di lapangan tidak sesuai target. Karena sayang kalau uang sudah dikeluarkan ratusan miliar untuk semua pembangunan di tempat kita ini tidak bermutu. Nanti yang disalahkan masyarakat dan pemerintah. Padahal kebijakan daerah sudah baik, namun pelaksanaan di lapangan yang seringkali ada masalah,” kata Yosafat, Warga Sekadau.

Menurut dia, jika pembangunan fisik tahun ini bisa tercapai dengan baik, pada tahun berikutnya lebih memfokuskan pembangunan fisik lainnya. Misalkan pembangunan fisik untuk sarana fasilitas kesehatan, pendidikan, pertanian, perkebunan, pariwisata dan lain sebagainya.

“Saya ada dapat kabar bahwa ada beberapa pembangunan fisik yang tidak terealisasi pada tahun lalu. Tahun ini juga dianggarkan dana lagi untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Kalau tahun ini banyak kasus seperti ini kan sayang, pembangunan fisik lain menjadi tidak fokus jadinya,” katanya.

Meski demikian, tidak semua penyedia jasa kontraktor secara sengaja melalaikan pekerjaan mereka. Akan tetapi berbagai kendala di lapangan yang menjadi faktor kendala dalam hal kegiatan pekerjaan pembangunan fisik tersebut.  

“Dari tahun ke tahun sudah jauh lebih disiplin baik dari dinas maupun kontraktor sendiri. Kita tetap berterima kasih ke mereka yang sudah bekerja dengan baik, meski terkadang tidak kerja bisa berjalan mulus,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi B DPRD Sekadau, Aron meminta agar proyek yang dikerjakan menggunakan kucuran dana pusat baik DAK, DAU atau DPPID dapat dilaksanakan semaksimal mungkin sebelum batas waktu tutup buku akhir tahun 2011.

Keadaan iklim yang sudah memasuki musim penghujan, kata Aron, merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan para kontraktor. Ia menyebutkan, tahun sebelumnya seringkali kontraktor tidak mampu berpacu dengan waktu dan iklim. Serta pekerjaan hanya dapat dilaksanakan setengah hati. “Pelaksana pekerjaan mesti bekerja semaksimal mungkin. Mengingat saat ini sudah memasuki akhir tahun. Mereka mesti bekerja dengan waktu,” katanya.