You are here

Warga Minta Ornamen MTQ di Lapangan E.J Lantu Dibongkar

Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) pertama se-Kabupaten Sekadau yang dilaksanakan tanggal 7-9 Januari 2010 sudah usai. Meski kegiatannya sudah lama berakhir, namun ornamen dan properti seperti masjid yang digunakan dalam pelaksanaan MTQ masih saja berdiri kokoh dan belum dibongkar.

Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) pertama se-Kabupaten Sekadau yang dilaksanakan tanggal 7-9 Januari 2010 sudah usai. Meski kegiatannya sudah lama berakhir, namun ornamen dan properti seperti masjid yang digunakan dalam pelaksanaan MTQ masih saja berdiri kokoh dan belum dibongkar.

Alasannya, bangunan yang berada di samping Lapangan EJ Lantu, akhirnya membelakangi kantor Camat Sekadau Hilir, akibatnya, kantor camat tempat pelayanan masyarakat tidak terlihat dari jalan.

Sukur, salah seorang warga Sekadau, Kamis (4/2) kemarin, kepada wartawan, menyatakan, harusnya panitia sudah membongkar bangunan tersebut begitu pelaksanaan MTQ usai. “Padahal ornamen tersebut tidak permanen alias bangunannya hanya menggunakann triplek, sehingga tidak memerlukan waktu yang terlalu lama untuk membongkar ornamen tersebut,” ujarnya.

Ketua MTQ, Johni, ketika dikonfirmasi via telepon mengatakan, ornamen tersebut sengaja belum dibongkar oleh pihaknya, karena untuk membongkar ornamen tersebut mesti dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Sekadau sebagai penanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Alasan lain mengapa ornamen tersebut belum dibongkar, Johni menjelaskan karena tempat tersebut sementara akan digunakan oleh Yayasan Ar-Rahman, sebagai tempat belajar anak-anak yang memiliki bakat dalam seni baca Alqur'an.

“Yayasan tersebut sudah mengajukan permohonan kepada kita untuk menggunakan tempat tersebut. Kita juga belum bisa memutuskan untuk menggunakan tempat itu, kita minta dulu pendapat LPTQ,” ungkapnya.