You are here

SMPN 4 Semadu Diresmikan

Bupati Sekadau Simon Petrus bersama wakil bupati terpilih Rupinus, Jumat (25/6) pekan lalu, meresmikan penggunaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Semadu Kecamatan Belitang Hilir.

Bupati Sekadau Simon Petrus bersama wakil bupati terpilih Rupinus, Jumat (25/6) pekan lalu, meresmikan penggunaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4 Semadu Kecamatan Belitang Hilir.

Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Aloysius turut hadir pada peresmian SMPN 4 tersebut. Hadir juga Ketua TP PKK Ny. Scolastika Simon Petrus, istri ketua DPRD Kabupaten Sekadau Ny. Yanti, para kepala dinas, kantor badan di lingkungan Pemkab Sekadau. Hadir juga Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sekadau Honorius Bruno.


Artis Ibu Kota Jakarta Ajeng Mama Mia dan Mama Sindi juga turut hadir menghibur masyarakat yang tinggal di wilayah Desa Semadu. Kedatangan bupati dan rombongan disambut antusias oleh masyarakat dengan tarian Dayak. Bupati Simon Petrus pada prosesi penyambutan  tamu agung tersebut dikenakan kalungan bunga sebagai lambang kehormatan masyarakat kepada tamu agung yang berkunjung ke daerahnya tersebut. Usai pengalungan bunga, Bupati Simon mengguntingkan pita pada pintu masuk.


Acara peresmian gedung SMPN 4 tersebut tidak luput dari kehadiran masyarakat Desa Semadu mulai dari orang tua hingga anak-anak. Terlebih karena ada hiburan yang disuguhkan oleh artis Ibu Kota Jakarta Ajeng Mamamia dan artis lokal Kabupaten Sekadau trio latah.


Bupati Sekadau Simon Petrus dalam sambutannya mengajak kepada masyarakat Desa Semadu supaya tidak ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah, karena gedung SMP yang megah sudah berdiri di kaki tangga. ”Kalau zaman dulu sebelum ada gedung sekolah, anak-anak mungkin malas mau sekolah karena harus sekolah ke Kota Sekadau dan Sei Ayak, tetapi sekarang tidak ada alasan lagi anak-anak untuk tidak sekolah,” ujarnya.


Karena hanya dengan bersekolah, lanjut orang nomor satu di bumi lawang kuari ini, orang dapat mengubah nasib atau hidupnya. ”Jadi sekolah itu sangat penting, dalam rangka membangun hidup yang lebih baik,” ungkap Simon yang akan dilantik Agustus mendatang.


Bupati Simon juga mengajak masyarakat pelihara dan rawak gedung SMP tersebut, supaya tetap awet sehingga bisa untuk anak cucu ke depan. ”Gedung sekolah sudah kita bangun, sekarang mari kita bersama-sama merawat gedung sekolah ini, jangan hanya berharap kepada pemerintah, peran serta masyarakat itu sangat penting,” tukas Bupati  Simon.  


Kepala Sekolah SMPN 4 Marten, dalam laporannya mengatakan pembangunan SMPN 4 ini bersumber dari aibeb loan block grant kerja sama pemerintah Indonesia Australia, dengan nilai Rp 1.499.752.700.