Kerusakan ruas jalan provinsi di Kecamatan Nanga Mahap dan Nanga Taman Kabupaten Sekadau semakin parah. Padahal jalan ini menjadi satu-satunya jalur transportasi yang digunakan oleh warga setempat dalam berbagai keperluan.
Kerusakan ruas jalan provinsi di Kecamatan Nanga Mahap dan Nanga Taman Kabupaten Sekadau semakin parah. Padahal jalan ini menjadi satu-satunya jalur transportasi yang digunakan oleh warga setempat dalam berbagai keperluan.
Sekarang karena kondisinya yang semakin parah, tidak sedikit kendaraan roda empat yang amblas, karena kedalaman lobang yang terus mengikis ke dalam. Belum lagi lumpur yang menyebabkan badan jalan menjadi licin.
Menanggapi masalah tersebut, anggota DPRD Sekadau asal Dapil II (Sekadau Hulu, Nanga Taman dan Nanga Mahap), Radius Efendi meminta kepada Pemerintah Provinsi Kalbar serta pihak perusahaan yang bekerja di wilayah tiga kecamatan supaya memperbaiki kondisi jalan Nanga Mahap, Nanga taman dan Sekadau yang kini semakin hancur.
“Kita minta supaya Pemprov Kalbar dan perusahaan segera melakukan perbaikan ruas jalan provinsi di Mahap, Taman dan Rawak yang kondisinya semakin parah, demi kepentingan bersama,” ucap Radius.
Menurut Radius, sekitar delapan titik ruas jalan provinsi kondisinya semakin parah. Diantarnya Pekawai, Nanga Sari, Senore, sekitar 8 titik yang rusak parah.
“Lubangnya semakin dalam, roda empat sudah amblas, pejalan kaki juga sulit lewat,” ujarnya.
Keduhul, warga Nanga Mahap Padahal, juga meminta harapan Pemprov dan perusahaaan tanggap terhadap persoalan yang kini dihadapi warga,” ujarnya. Menurut Keduhul, jika masalah ini dibiarkan, dikwatirkan perekonomian di daerah setempat akan lumpuh. “Kita kwatir jika jalan ini tidak segera diperbaiki, segala aktivitas termasuk perekonomian di mahap akan lumpuh,” katanya.
Aden, salah seorang warga desa Nanga Mahap, dalam penuturannya merasa sedih terhadap kondisi jalan Mahap dan Taman yang hingga saat ini belum pernah mendapat perbaikan dari pemerintah. “Kita minta supaya jalan Mahap ditingkatkan, tidak cukup jika hanya ditambal. Seperti yang terjadi sekarang, baru saja diperbaiki, jalannya sudah rusak kembali,” katanya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
