You are here

Distanak: Pembangunan BPTB Tepat Sasaran

Pembangunan Balai Pembibitan Ternak Babi (BPTB) oleh Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan (Distanak) Sekadau di lokasi Dusun Perongkan, Sekadau Hulu dinilai tepat sasaran. Karena saat ini produsen daging babi di wilayah timur Kalbar berpeluang membudidayakan peternakan dalam skala besar.

Kepala Distanak Sekadau Adrianto Gondokusumo mengatakan, ide untuk mendirikan pembibitan ternak babi ini berasal dari hasil studi banding ke Bali belum lama ini. Ia mengaku terinspirasi dari seorang ibu di Jembrana, Bali yang berhasil menjadi produsen daging babi milik pribadi sekaligus mampu mengolah sendiri pakan ternak miliknya.

“Ide ini memang hasil studi banding. Kita juga melihat pasar di kawasan timur Kalbar sangat menjanjikan. Terutama untuk daging babi. Maka kita mencoba buatkan pembibitan babi,” kata Adrianto, belum lama ini.

Selain peluang pasar yang menjanjikan, BPTB juga akan menimbulkan multi efek bagi masyarakat di sekitar lingkungan. Kotoran babi dapat menyuburkan tanah atau bisa dijadikan pupuk melalui proses kimia. Selain itu, kawasan BPTB di Desa Perongkan, Kecamatan Sekadau Hulu juga direncanakan akan dibangun unit pengolah pupuk dari kotoran babi yang nantinya akan dikelola oleh kelompok tani masyarakat setempat.

“Banyak efek positif yang dapat diambil dari adanya BPTB yang akan dibangun ini,” ucapnya.

Tahun ini Distanak memperoleh dana DAK, DAU dari APBD Sekadau 2011 senilai Rp 1 miliar lebih untuk membangun lokasi BPTB. Ia mengatakan saat ini pihak ketiga sedang melaksanakan pekerjaan pembangunan ini.

Sementara masyarakat Sekadau Hulu berharap BPTB ke depan membangun roda bisnis untuk sektor peternakan di daerah mereka secara umum juga di Sekadau. “ Saya harap nanti dari hasil budidaya ternak ini juga punya peluang bisnis bagi kita ke depan,” kata Alpius warga Sekadau Hulu.