Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sekadau, untuk tahun ajaran 2009/2010 akan mengujiankan sebanyak 1.451 siswa-siswi, mulai dari tingkat SMA, MA dan SMK.
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Sekadau, untuk tahun ajaran 2009/2010 akan mengujiankan sebanyak 1.451 siswa-siswi, mulai dari tingkat SMA, MA dan SMK.
Demikian menurut Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pemuda dan Olahraga Sekadau, Hj. Utin Diana Kumala, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (4/2), kemarin.
Dikatakan Utin, SMA Negeri 1 Sekadau Hilir jumlah siswa-siswi yang akan diujiankan sebanyak 161 orang, SMA PGRI Rawak 89 orang, SMA PGRI Tapang Semadak 31 orang, SMA PGRI Timpuk 58 orang, SMAN1 Nanga Taman 89 orang, SMAN 1 Belitang 70 orang, SMA PGRI Belitang 23 orang, SMAN 1 Belitang Hulu 89 orang, SMAN 1 Belitang Hilir 79 orang, SMAN 1 Nanga Mahap 105 orang, SMA Karya 293 orang, MAN Sekadau 33 orang, SMKN 1 Sekadau 48 orang SMK PGRI Sekadau 25 orang dan SMK Amaliyah 258 orang.
Utin menyebutkan, pihaknya juga telah membentuk tim untuk memonitoring selama pelaksaan UN. ”Untuk memonitoring pelaksanaan ujian, kita sudah membuat daftar piket, mereka ini nanti yang akan turun sekaligus cek semua persoalan yang berkaitan dengan pelaksanaan ujian nasional,” katanya.
Utin juga dengan tegas mengatakan, jika ada soal ujian yang rusak akibat sobek atau kena tinta, pihaknya akan mengembalikan kepada panitia dan meminta kembali sebagai pengganti soal yang rusak tersebut. ”Kita tidak mau ada resiko atau tanggapan yang negatif di masyarakat soal ujian nasional ini, untuk itu jika ada soal yang rusak akan kita kembalikan kepada panitia,” tegasnya.
Mengenai pendistribusian soal ujian, menurut Utin pihaknya telah melakukan kerja sama dengan masin-masing kepala sekolah yang ditunjuk sebagai penyelenggara ujian nasional. ”Kita bencana paling lambat dua hari sebelum hari ”H” ujian nasional, soal sudah tiba di masing-masing sekolah,” katanya.
Oleh sebab itu dia berharap, dengan standar Ujian Nasional yang semakin tinggi diharapkan kepada siswa agar mulai dari saat ini memfokuskan diri untuk belajar. Sebab kelulusan tidak hanya berada di pundak sekolah. ”Kita berharap mulai dari sekarang anak-anak sudah mulai mempersiapkan diri tentunya dengan belajar, membaca ulang kembal pelajaran yang didapati dari sekolah, mungkin bisa melihat contoh soal ujian tahun-tahun sebelumnya, paling tidak itu menjadi ajuan siswa,” katanya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
