Rancangan pembangunan baru RSUD rujukan di Kabuapten Sanggau memasuki fase-fase genting. Bahkan besok,
Kamis tanggal 3 November, besok, pihak RSUD Sanggau bersama Bupati Sanggau dijadwalkan akan melakukan presentasi terkait proposal peminjaman dana ke Kementrian Keuangan (Kemenkeu) RI.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD Sanggau, dr. Fadly Persi. Mars kepada wartawan, Selasa (1/11). “Persentasi terakhir soal kelanjutan pembangunan rumah sakit baru. Ya, bisa dikatakan inilah finalnya,” ujar Fadli di ruangannya.
Fadli mengungkapkan pihaknya bersama pemerintah daerah telah siap pada presentasi akhir tersebut. Dirinya berkeyakinan proposalnya akan diterima oleh Menkeu, serta dapat memenuhi cita-cita RPJMD 2013 untuk menaikkan status RSUD Sanggau menjadi tipe B.
“Soal peminjaman dari Depkeu sudah seribu persen, cuman kita harus mempresentasikan rancangan yang sudah kami susun, kemungkinan di sana nanti akan ada debat, tapi kami yakin kita bisa memenuhi RPJMD 2013 untuk naik ke tibe B,” katanya.
Fadly juga menjelaskan, jauh sebelum presentasi ini akan dilakukan, pihak RSUD bersama Pemkab telah membahas rancangan itu dengan matang. Berbagai pertimbangan maupun celah kekurangan sudah diantisipasi. Hingga pada fase pembahasan akhirnya,RSUD bersama Pemkab telah sepakat membatasi nominal pinjaman. Artinya kata dia, terdapat beberapa item yang dikurangi.
“Dari 235 miliar, kita positifkan di angka 185 miliar saja. Karena pertimbangan kami bersama pak Bupati Kemarin, masih terdapat beberapa peralatan (medis) yang masih bisa digunakan, sehingga kita tidak mau membuang-buang uang untuk sesuatu yang tidak perlu,” terangnya.
Beberapa item yang dipangkas tersebut diantaranya; pembelian ambulance, beasiswa menyekolahkan dokter ahli, fasilitas medis yang dipandang masih layak, hingga rencana pembangunan 6 lantai yang menjadi 2 lantai saja.
“Kita sudah minta rekomendasi dari Dewan (Sanggau) dan tentang syarat-syarat peminjaman itu,” katanya. “Dan kalau ini disetujui, kemungkinan Desember ini sudah kita mulai, pembangungan selesai saya perkirakan paling lama 1 setengah sampai 2 tahun. Saya tidak mau lama-lama,” tegasnya mantap.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
