You are here

Pasca Pemilukada Sanggau, KPUD Lakukan Evaluasi Diri

KPUD Sanggau ternyata tidak libur, meskipun tahapan pemilu, baik bupati, gubernur atau presiden sudah lama dilewati dengan sukses. Sederet agenda besar sudah dipersiapkan untuk menyongsong pemilu berikutnya.

KPUD Sanggau ternyata tidak libur, meskipun tahapan pemilu, baik bupati, gubernur atau presiden sudah lama dilewati dengan sukses. Sederet agenda besar sudah dipersiapkan untuk menyongsong pemilu berikutnya.

Ketua KPUD Sanggau, Mugiono Pramono, yang dijumpai diruang kerjanya, Senin (8/2) lalu menjelaskan, meskipun KPUD Sanggau saat ini sudah tidak sesibuk KPUD di enam kabupaten lain, yang sebentar lagi bakal melaksanakan pemilukada secara serentak pada 19 Mei mendatang.

Namun, momentum itu dipergunakan KPUD Sanggau untuk mengkaji keberhasilan pelaksanaan pemilu yang lalu, sekaligus mencari formulasi yang tepat untuk menekan sekecil mungkin kesalahan atau kekurangan yang berpotensi terjadi, sehingga pelaksanaan pemilukada dimasa yang akan datang menjadi lebih maksimal.

Dari sederet agenda yang sudah disusun KPUD sanggau, diantaranya adalah penggodokan kembali program kerja, perbaikan aturan baik juklak dan juknis, pemetaan daerah pemilihan, kerjasama dengan instansi lain, identifikasi serta perumusan masalah hukum terkait pelaksanaan pemilukada dan proyeksi pengembangan pemilu berdasarkan hasil sensus.

“Alasan yang paling mendasar, kami sudah mulai bekerja diawal tahun ini, dan pastinya untuk memperoleh hasil yang lebih baik lagi,” jelas Pramono.

Disampaikannya juga, masalah-masalah yang timbul dalam setiap pemilu, pastinya tidaklah jauh berbeda. Sehingga masalah yang dapat diselesaikan atau diminimalisir dapat dideteksi sejak awal, serta pengambilan keputusan terkait solusi masalah tersebut.

Penyelenggara pemilu menyadari, pihaknya kini bekerja tanpa memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah daerah. Namun tugas tersebut tetap dilaksanakan, bahkan KPUD Sanggau akan semakin solit menjalin kerjasama dengan sejumlah instansi, khususnya kependudukan yang sebentar lagi meng-up date jumlah penduduk di Sanggau dalam sensus penduduk.

“Kita lihat saja nanti kalau hasil sensus terdapat peningkatan jumlah pemilih bisa jadi jumlah daerah pemilihan bertambah, yang secara otomatis berpengaruh dengan jumlah kursi di dewan,” ujarnya lagi.

Menurutnya, saat ini jumlah kursi di DPRD Sanggau masih 35 kursi, dimana pemilihnya masih berkisar 377 ribu jiwa lebih dan jika dilihat kebutuhan untuk 40 kursi jumlah kisaran pemilih yang dibutuhkan harus 400 ribu jiwa dan itu merupakan jumlah yang tidak terlalu jauh.