You are here

Rumkit Santa Elisabeth Gelar Operasi Katarak Gratis

Bagi warga Sambas yang menderita penyakit  katarak untuk segera mendaftarkan diri ke rumah sakit Santa Elisabeth Sambas, karena pihak rumkit akan melangsungkan operasi katarak secara gratis untuk warga yang menderita penyakit katarak. Kegiatan ini akan berlangsung pada 12-15 April mendatang.

Hal itu dikatakan koordinator program mata, Rumkit Santa Elisabeth, Donata, Sr, di ruang kerjanya, Kamis, ( 18/3).

Sementara untuk jumlah peserta tidak dibatasi. Semakin banyak semakin bagus. Dan persyaratannya pun cukup mudah, bagi warga yang ingin berobat, cukup membawa identitas diri ke rumkit, nantinya pihak rumkit akan mendata warga bersangkutan, kemudian pada saat hari pelaksanaan operasi, langsung datang ke rumkit, karena warga tersebut akan ditangani langsung oleh tim dokter specialis mata dari Jakarta dan Bandung.

Adapun tanda – tanda katarak adalah penglihatan kabur, mudah silau, tampak bayangan, seperti asap dan awan. Biasanya keluhan ini sering dialami oleh mereka yang telah berusia 40 tahun ke atas. Atau bisa juga  karena penderita kencing manis dan trauma seperti luka tusuk, terkena pukulan keras dan bahan kimia.

“Bagi siapa saja yang mengalami tanda dan gejala seperti itu, silahkan datang ke Rumkit Elisabt, “ ajak Donata.

Dan kegiatan ini, pihak rumkit bekerjasama dengan Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (PERDHAKI), Jakarta, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkayang dan Sambas.

Menurut Donata,  tujuan dari program ini adalah untuk mewujudkan Sambas Sehat 2010, dan vision 2020, bahwa penduduk Indonesia mempunyai penglihatan yang sehat.

Upaya lainnya, pada 2007,  pihak rumkit sudah melakukan sosialisasi program mata dengan kepala sekolah dan puskesmas di kabupaten Sambas dan Bengkayang. Dan melakukan pemeriksaan mata (visus) tajam penglihatan pada anak- anak sekolah di tingkat SD sampai SMA.

Selain operasi katarak gratis, pihak rumkit juga memberikan pelayanan operasi Pterigium, atau dikenal dengan daging tumbuh pada mata, hanya saja pada operasi ini dikenakan biaya sebesar Rp 200 ribu.