Edi mengatakan, ekspor Kalbar Juli 2010 mengalami penurunan sebesar 24,95 persen dibandingkan bulan Juni 2010 dari US $ 117,32 juta turun menjadi US $ 88,04 juta. Ekspor Kalbar periode Januari–Juli 2010 mengalami peningkatan sebesar 108,71persen, jika dibandingkan periode yang sama tahun 2009. “Sedangkan ekspor Nasional pada Juli 2010 sebesar US$ 12,49 miliar, alami peningkatan sebesar 1,63 persen dibanding Juni 2010 sebesar US$ 12,29 miliar,” kata Edi.
Selanjutnya untuk ekspor Nasional periode Januari–Juli 2010 sebesar US$ 85,01 miliar. Komoditi andalan ekspor Kalbar didominasi Bijih, Kerak dan Abu Logam (HS 26), Karet dan barang dari karet (HS40), serta Kayu dan barang dari kayu (HS 44). ”Kontribusi ketiga mencapai 97,62 persen dari total nilai ekspor,”ujarnya. Ketiga komoditi tersebut pada Juli 2010 dibanding Juni 2010 antara lain seperti, bijih kerak dan abu logam (HS26) 63,72 persen, karet dan barang dari karet (HS40) 5,50 persen, kayu dan barang dari kayu (HS44) 5,05 persen.
Menurut Edi, ekspor menurut negara tujuan bulan Juli 2010 antara lain adalah China sebesar US$ 59,29 juta, Jepang sebesa US$ 10,35 juta, dan Republik Korea US$ 7,55 juta, kontribusi ketiganya mencapai 87,67 persen. “Tujuan ekspor Kalbar pada Juli 2010 masih didominasi negara Asia yaitu dengan kontribusi sebesar 95,04 persen,” kata Edi, tambahnya Argentina 1,90 persen, Brazil 0,87 persen, negara lainnya 2,19 persen
Berdasarkan 10 Kelompok golongan barang utama, ekspor Juli 2010 sebesar US$ 87,94 juta atau turun sebesar 22, 73 persen, bila dibandingkan Juni 2010. Sebagian besar golongan barang tersebut mengalami kenaikan, kecuali kayu dan barang dari kayu (HS44) 5,05 persen, Perhiasan/Permata (HS71) sebesar 99,29 persen, dan Biji-bijian berminyak (HS12) 7,25 persen.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
