Dispenda Provinsi Kalbar bekerjasama dengan pramuka melakukan terobosan baru, yakni melakukan jemput bola dengan mendatangi daerah-daerah untuk melakukan pungutan pajak kendaraan bermotor.
Dispenda Provinsi Kalbar bekerjasama dengan pramuka melakukan terobosan baru, yakni melakukan jemput bola dengan mendatangi daerah-daerah untuk melakukan pungutan pajak kendaraan bermotor.
“Dispenda juga bekerjasama dengan pramuka untuk meningkatkan PAD,” kata Kepala Dispenda Provinsi Kalbar, Darwin Muhammad, di Gedung PKBI, Jumat (12/3).
Menurutnya, upaya yang dilakukan ini karena yang menggunakan sepeda motor sebagian besar adalah remaja. Ia mengharapkan, remaja yang menggunakan sepeda motor ini mendapatkan informasi dan melakukan kewajibannya.
“Karena dalam pembayaran pajak ini ada dana wajib kecelakaan lalu lintas jadi mereka harus membayar itu, kalau dia tidak membayar takutnya ada hal yang tidak diinginkan, misalnya meninggal, maka mereka akan mendapatkan asuransi milik dia atau keluargaanya,” jelas Darwin.
Maka jelasnya, pada tahun 2010 ini pihaknya akan melakukan sosialisasi ke pramuka. Lebih jelas lagi, jumlah PAD pada tahun 2009 ini telah mencapai target lebih dari 100 persen yang terdiri dari pajak, distrubusi, pajak lain yang sah.
Sedangkan, target PAD pada tahun 2010 ini pihaknya sedang membahas dan sedang menunggu persetujuan
Menteri meskipun telah diketok palu oleh anggota dewan. Setelah mendapatkan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri, menurutnya rata-rata pajak 200 persen ditingkatkan atau 20 persen dari tahun 2009.
Sementara ini pajak kendaraan masih menjadi primadona untuk PAD, tapi ia menargetkan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai Rp 150 miliar
“Jadi kita memaksimalkan pajak kendaraan bermotor dan BBNKB, serta retribusi yang akan dipacu, kita juga sangat gembira sekali karena penerimaan retribusi tahun 2009 ini sangat besar sekali,” ujarnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
