Sepuluh tahun terakhir, seperti yang tertuang dalam PDRB Kalbar 2000-2009 pada sektor perdagangan telah mampu memberikan sumbangan yang nyata dalam perekonomian Kalbar.
Sepuluh tahun terakhir, seperti yang tertuang dalam PDRB Kalbar 2000-2009 pada sektor perdagangan telah mampu memberikan sumbangan yang nyata dalam perekonomian Kalbar.
“Ternyata masih banyak kelemahan struktural yang perlu dibenahi, misalnya dari sisi perdagangan dalam negeri,” kata Sekda Kalbar, Syakirman.
Menurutnya, isu ketersediaan, harga kebutuhan pokok dan barang strategis lainnya, (semen, pupuk dan gas), telah menjadi masalah, terutama pada saat cuaca buruk yang berakibat mengganggu pelayaran dan saat menghadapi hari besar keagamaan. Lantaran lemahnya sistem logistik daerah, sehingga komoditi tersebut harus didatangkan dari luar Kalbar, kecuali ikan, telur, dan daging serta beras.
Dari sisi perdagangan luar negeri, nilai ekspor Kalbar masih sangat berfluktuasi, bahkan data BPS tahun 2009 menunjukkan nilai ekspor Kalbar turun hingga 9,9 persen dibandingkan tahun 2008.
Sementara, jelasnya, komoditi ekspor Kalbar juga hanya didominasi oleh dua komoditi industri hulu, yaitu karet dan kayu dan belum ada komoditi lainnya yang mampu memperbaiki struktur ekspor Kalbar.
“Sistem transportasi nasional dan wilayah (daerah), dan pengurangan disparitas pertumbuhan lokal dan sebaliknya mendorong efisiensi, serta pada gilirannya menciptakan daya saing daerah yang akan sangat berpengaruh terhadap intergritas nasional NKRI,” kata Syakirman.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
