Penyerapan dunia usaha membutuhkan Sumberdaya Manusia (SDM) yang cakap pada bidangnya, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berencana lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa diterima dalam dunia usaha.
“SMK sangat berpotensi untuk menunjang masa depan, apalagi dalam dunia kerja, kita butuh SDM yang sudah cakap dan tinggal disalurkan saja di lapangan, karena mereka sudah siap untuk itu,” kata Ketua Komisi D DPRD Kota Pontianak, Mujiono, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, berbeda dengan SMA yang diperuntukkan untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Meskipun demikian, jumlah SMA masih jauh lebih banyak ketimbang jumlah SMK.
Saat ini, pihaknya fokus dalam penataan SMK karena merupakan agenda pusat untuk memajukan SMK.
Dikatakannya, fokus SMK adalah untuk meningkatkan keterampilan dan mengingat banyak TKI secara keterampilan tidak memadai, maka pemerintah bertindak untuk menyebarkan minat SMK ini.
“Kita tetap optimis, SMK akan menjadi favorit anak SMP, dan tentunya kita mendorong lulusan SMK terserap kerja, kualitasnya tidak diragukan lagi,” jelasnya.
“Kita ingin 30 persen lulusan SMK masuk dunia kerja,” katanya lagi.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
