You are here

Satu Jam, 43.000 Telur Terjual

Dinas Kehewanan dan Peternakan (Diswanak) Provinsi Kalbar, Selasa (31/8), mengadakan bazar telur di depan halaman Kantor Diswanak. kata Kabid Bina Usaha dan Pengolahan Hasil Diswanak Provinsi Kalbar, Togar Sinaga mengungkapkan dalam waktu kurang dari 1 jam 43.000 butir telur ludes diserbu masyarakat.

Bazar ini dimulai pada pukul 08.00, meski demikian menurut Togar sebenarnya telur yang disediakan sebanyak 50.000, kemudian telur ini dibagi ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kalbar sebanyak 7.000 butir dengan harga Rp 800 per butir.

Selain itu, bazar telur untuk orang miskin sudah direalisasikan sebanyak 2.000 sampai 7.500 butir telur per kelurahan.

Dalam bazar kali ini, mekanisme pembeliannya tidak menggunakan kupon, namun satu orang dibatasi dua piring saja. “Selanjutnya untuk menjaga pasar kita tidak mengadakan bazar lagi cukup sampai disini, artinya kita sudah banyak berbuat walaupun tidak semua masyarakat mendapatkan kesempatan membeli telur murah, tapi kita sudah berusaha untuk bebuat yang terbaik,” paparnya.

Harga telur di pasaran saat ini Rp 1.100 sampai Rp 1.200 per butir, sedangkan harga telur di bazar Rp 800. Adapun telur ini didatangkan dari Singkawang. “Kita juga bersyukur karena selama ini koordinasi kita cukup baik sehingga mereka memberikan kesempatan melakukan bazar dengan harga murah,” pungkas Togar.

Katmini, salah satu warga Jalan Sepakat mengatakan baru kali ini membeli telur murah di Diswanak. “Kebetulan harga telur di warung lagi mahal jadi saya membeli 2 piring,” kata Katmini sambil menukar telur yang pecah.

Dia juga mengatakan apa yang dilakukan Diswanak sangat baik karena membantu masyarakat untuk mendapatkan harga telur yang murah. “Harapannya mudah-mudahan bazar telur ini diadakan terus tiap tahunnya,” pintanya.