You are here

Populasi Ternak Sapi Kalbar 153.823 Ekor

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar, tahun 2010 data sensus sapi tercatat populasi ternak sapi 153.823 ekor, jumlah ini masih relatif rendah jika dibandingkan dengan potensi sumberdaya yang tersedia di Kalbar.

“Pemotongan sapi di Kalbar untuk tahun 2010 sebanyak 46.616 ekor, setara dengan 7.074 ton daging, dan ini baru kita bisa penuhi sebanyak 14.207 ekor atau sekitar 31 persen,” kata Gubernur Kalbar Cornelis.

Dikatakannya, Kalbar masih kekurangan 69 persen atau setara dengan Rp 70 milliar, dan pihaknya terpaksa mendatangkan stok dari luar Kalbar seperti Madura dalam bentuk sapi potong.

“Kebutuhan daging terutama daging sapi semakin meningkat setiap tahunnya seiring dengan meningkatnya pengetahuan dan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Indonesia masih mengimpor sapi sekitar 600 ribu ekor per tahun dari Australia. Pencanangan swasembada daging sapi dan kerbau (PSDSK) tahun 2014 oleh Pemerintah diharapkan dapat menekan impor.

Dijelaskannya, Provinsi Kalbar merupakan daerah penunjang keberhasilan PSDSK, dan salah satu strategi yang dikembangkan adalah model integrasi ternak sapi dan sawit. “Area pertanaman kelapa sawit yang cukup luas di Kalbar, sangat potensi bagi pengembangan ternak sapi,” ujarnya.