You are here

Pinjaman Kredit Koperasi Berikan Peluang

Permasalahan yang dihadapi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) adalah masalah kurangnya modal untuk menjalankan usaha.

Permasalahan yang dihadapi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) adalah masalah kurangnya modal untuk menjalankan usaha.

“Oleh karena itu saya dorong pelaku usaha itu membentuk koperasi, karena koperasi berbadan hukum ini digunakan sebagai penjamin mendapatkan kredit tanpa agunan,” kata DPD RI, Kadarwati Aswin, di Gitananda, usai kegiatan menanam pohon, Minggu (21/3).

Ia mengatakan, pinjaman kredit ini memberikan peluang bagi UMKM untuk memperoleh kredit dibawah Rp 5 juta dari perbankan tanpa agunan. “Diharapkan lembaga-lembaga keuangan memberikan support untuk program itu,” katanya.

Pada umumnya potensi usaha UMKM yang ada di Kalbar sangat banyak untuk dikembangkan, tetapi mereka terhambat dalam permasalahan modal.

Berdasarkan UU Tahun 2008 menganjurkan Pemda memberikan fasilitas kepada pelaku usaha, namun ketika di lapangan justru terhambat oleh UU Perbankan. Maka dari itu katanya perlu pembentukan koperasi sebagai penjamin.

“Supaya ini berjalan selain itu pelaku usaha juga harus bertanggung jawab terhadap kewajibannya yang memang harus dilaksanakan kalau tidak dilakukan kredibilitasnya tidak akan dipercaya perbankan, sehingga mereka tidak bisa mendapatkan pinjaman kredit lagi,” jelasnya.