Dalam waktu dekat Yayasan Boy and Rusli (BnR) Kalimantan Barat bekerja sama dengan BnR pusat akan menggelar kontes burung tingkat nasional, pada tanggal 28 Maret mendatang di Gedung Olahraga Pontianak yang didukung oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan KONI Kalbar. Sehingga keberadaan pasar burung perlu digalakkan karena akan memberikan keuntungan pada pemerintah.
“Kita akan mengadakan kontes burung tingkat nasional yang akan dihadiri oleh berbagai daerah. Hampir setiap daerah akan mengikuti kegiatan ini, seperti Bali dan Bandung,” ujar Ketua Komisi C, Djohansyah, Senin (15/3), di DPRD Kota Pontianak.
Pada kesempatan itu pula akan digelar launching kicau mania, karena merupakan kegiatan pertama yang diselenggarakan secara nasional.
Selain itu dari segi pariwisata keberadaan pasar burung sangat menguntungkan, karena mampu menunjang visit Kalbar serta membawa dampak langsung pada masyarakat dari sisi perekonomian.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan daerah kita pada daerah lainnya. Kita juga ingin menawarkan spesies burung yang ada di Kalbar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melestarikan burung yang ada, sehingga para kicau mania tidak hanya menangkap tetapi juga turut menjaga kelestarian burung,” kata legislator dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) tersebut.
Menurut Djohansyah, dengan banyaknya tamu yang hadir di Kalimantan Barat akan meningkatkan pendapatan jasa hotel, penerbangan dan restoran. Sehingga even-even ini akan terus digelar setiap tahunnya. Tidak hanya di Kota Pontianak, rencananya akan digelar diseluruh kabupaten/kota.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
