Berdasarkan uang yang keluar dari BI ke masyarakat atau outflow pada bulan September 2011 sebesar Rp 3,4 triliun, berarti mengalami peningkatan sebesar Rp 800 miliar, jika dibandingkan tahun 2010 di bulan yang sama mencapai Rp 2,6 triliun.
Pemimpin BI Kota Pontianak Hilman Tisnawan juga menjelaskan yang masuk ke BI (inflow) pada bulan September 2011 Rp 1 triliun, sedangkan tahun 2010 Rp 9,96 miliar. “Ini menandakan usaha masyarakat di Kalbar meningkat dan masyarakat semakin sadar untuk menyimpan uangnya di perbankan,” katanya.
Total aset bank umum juga mengalami peningkatan, di tahun ini hingga September Rp 30,7 triliun atau meningkat Rp 5 triliun dari bulan September 2010 yakni Rp 25,1 triliun. BPR pada posisi tahun 2010 sebesar Rp 675 miliar, sekarang Rp 759 miliar.
Ia juga memaparkan peningkatan jumlah kantor bank, jika pada tahun 2010 sebanyak 66 kantor bank, kini menjadi 70 kantor bank. Kantor cabang pembantu (KCP) tahun 2010 sebanyak 93 KCP kini menjadi 112 KCP. Kantor unit dari 66 kantor unit kini 72 kantor unit, sedangkan BPR tahun 2010 sebanyak 18 BPR kini menjadi 20 BPR.
“Saya berharap dengan banyaknya jumlah aset dan KCP bank dapat menyebarkan kredit UKM,” harapnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
