You are here

Kalbar Produsen Ikan Terbesar

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalbar menargetkan Kalbar sebagai daerah produsen ikan terbesar pada tahun 2015, karena daerah ini memiliki potensi perikanan yang sangat besar. DKP optimis target ini tercapai jika pemberdayaan budidaya ikan dilakukan optimal.

Sekretaris DKP Provinsi Kalbar Rohiza Andriyani belum lama ini mengatakan produksi mengalami peningkatan, pada tahun 2010 produksi ikan mencapai 112.563 ton, sedangkan 2011 sebanyak 130.000 ton. “Bila dilihat dari tahun 2010 hingga 2011 produksi ikan mengalami peningkatan sekitar 5 persen,” katanya.

Menurutnya, kalkulasi kebutuhan ikan untuk konsusmsi secara nasional sebanyak 30 kilogram per kapita per tahun, dan Kalbar sampai saat ini baru mencapai 27,09 kilogram per kapita per tahun.

Namun, ia mengaku pihaknya masih terkendala dengan jumlah penangkapan dan alat yang digunakan.

Ia juga menegaskan, ikan yang masuk ke Kalbar harus sesuai dengan ketentuan Menteri Kelautan Nomor  17  Tahun 2010 tentang Mutu Ikan, dan Nomor 15 Tahun 2011 tentang Persyaratan Bagi Pengusaha Yang Mempunyai Perusahaan Pengolahan Ikan. “Ikan yang akan dijual atau diekspor melalui Kalbar harus mempunyai surat izin, dan DKP hanya merekomendasikan, sedangkan yang memberikan izin dari kementerian,” jelasnya.

Pembudidayaan ikan ini ia lakukan dengan cara pengenalan lewat kapal terapung, agar bisa dijangkau masyarakat, seperti melalui wisata ikan atau ayo makan ikan. “Kita buat gambar ikan dan contoh alat tangkap ikan, kalau ada gambar anak-anak sekolah jadi tahu, dan kita bisa memperkenalkan ikan kita serta bagaimana cara menangkapnya,” paparnya.

Upaya ini katanya sudah dilakukan di Pekalongan, taman kanak-kanak dan museum.