Pembina Koperasi Jasa Menunun Mandiri Sintang, Pastor Jacques Maessen, belum lama Di Mesum Kota Pontianak, mengatakan kain tenun sintang terkenal di Belanda terutama di meseumnya, karena di sana ada kain tenun Sintang yang berumur 150 tahun, bukan hanya itu saja melainkan masih banyak produk-produk Indonesia.
Pembina Koperasi Jasa Menunun Mandiri Sintang, Pastor Jacques Maessen, belum lama Di Mesum Kota Pontianak, mengatakan kain tenun sintang terkenal di Belanda terutama di meseumnya, karena di sana ada kain tenun Sintang yang berumur 150 tahun, bukan hanya itu saja melainkan masih banyak produk-produk Indonesia.
Ia mengatakan, mengapa ini di lakukan karena orang kulit seperti saya lebih menghargai kebudayaan kalian daripada kalian sendiri yang dari Timur.sekarang di Sintang juga sudah ada museum di mana mesum ini terdapat kain tenun Ikat sintang yang merupakan Icon Sintang. “Setiap tahun Sintang selalu mengadakan perlombaan kain tenun Sintang, yang datang bukan hanya dari Jakarta melainkan dari luar negeri juga hadir untuk melihat perlombaan tersebut,” kata Jacques.
Ujarnya pada saat kain tenun yang terbagus mau di beli dengan orang dari Jakarta, saya rampas, karena saya merasa kain tenun yang terbagus harus tetap tinggal di Sintang. Sekitar 5 atau 6 tahun yang lalu rombongan Bupati Sintang pernah pergi ke Belanda melakukan kerjasama untuk mempelajari masalah kepengurusan museum. Sekarang museum Sintang setiap harinya di datangi semua sekolah, di mana anak sekolah ini ingin mengetahui kain tenun.
“Dengan di terimanya penghargaan Upakarti dari Presiden RI, saya sebagai warga asing merasa bangga sekali dan ini harus di hargai,” kata Jacques dengan semangat. Koperasi Jasa Tenun Mandiri Sintang yang beranggotakan para ibu-ibu lebih dari 300 orang semuanya pengerajin kain tenu dan penoreh karet, di mana pekerjaan ini bisa mnghasilkan uang serta bisa menyekolahkan anaknya. Makanya dari itu mereka berganbung di Koperasi simpan pinjam.
Manager Koperasi Jasa Menenun Mandiri kain tenun ikat, Sugiman, hal yang serupa mengatakan sangat bangga telah menerima penghargaan Upakarti dari Presiden RI. Penghargaan ini bukan hanya untuk dirinya sendiri melainkan untuk semua anggota Koperasi Jasa Mandiri. Pengharagaan ini merupakan penghargaan upaya pelestarian kain tenun ikat dan memperluas kerajinan yang di lakukan oleh masyarakat untuk menjaga kebudayaan juga sebagai pengahasil tambahan.
Jelasnya koperasi ini sudah ada sejak tahun 1997 yang melakukan indentifikasi terhadap kebutuhan bahan-bahan baku kerajinan khususnya benang tenun, tahun 1990 sampai 2000 membangun kelompok koperasi berbadan hukum, dan tahun 2000 sampai 2009 Koperasi mulai berkreatifitas untuk meningkatkan kualitas kain tenun juga memberikan pelatihan-pelatihan, puncaknya tahun 2009 ini Koperasi mendapatakan penghargaan tertinggi dari Presiden RI.
Dari produk yang di hasilkan pengerajin di tampung oleh Koperasi, dan Koperasi membantu memasarkan produknya dengan melakukan kerjasama baik itu instansi pemerintah,swasta, pengusaha biak itu perorangan maupun perusahaan,” katanya. Selain itu pemasaran kain tenun ini juga sudah mempunyai bayer di Jakarta dan di Bali bahkan sampai ke Luar Negeri. Ini harus di tingkatkan karena kain tenun ikat Sintang sudah menjadi ikon Sintang.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
