Kepala Jamsostek Kalbar mengatakan, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) merupakan program kerja dari DPKP (Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta), dana ini direalisasikan oleh Jamsostek Kalbar sebesar Rp 2 miliar.
Kepala Jamsostek Kalbar mengatakan, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) merupakan program kerja dari DPKP (Dana Peningkatan Kesejahteraan Peserta), dana ini direalisasikan oleh Jamsostek Kalbar sebesar Rp 2 miliar.
Salah satu programnya, yaitu memberikan bantuan pinjaman uang muka perumahan kepada tenaga kerja yang terdaftar sebagai peserta Jamsostek. “Tahun 2009 PUMPP yang sudah terealisasi sebesar Rp 2 miliar,” kata Lili Setiadi, Senin (8/3) saat ditemui diruang kerjanya.
Ia mengatakan, untuk mendapatkan PUMP, tenaga kerja harus memenuhi persayaratan diantaranya, perusahaan dimana pesertanya bekerja, administrasinya harus bagus, tidak pernah menunggak, iurannya lancar, serta laporan upah tenaga kerjanya juga bagus. Tenaga kerja telah menjadi peserta selama 1 tahun dan upahnya maksimum sebesar Rp 4, 5 juta. Belum memiliki rumah dan tipe rumah 36.
Kemudian untuk mekanismenya, tenaga kerja memilih rumahnya dimana yang akan dibeli dan developernya harus peserta REI (Realestat Indonesia) atau Apersi. Sedangkan selaku KPR kredit bekerjasama dengan BTN maksimum sebesar Rp 20 juta, dengan tingkat suku bunga 3 persen flet atau 6 persen.
“Untuk tahun 2010 PUMP tidak memasang target, yang pasti siapa yang membutuhkan dana untuk kredit perumahan selagi memenuhi persyaratan, maka dana akan dikucurkan,” jelas Lili.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
