Borneo Tribune, Pontianak
Inflasi Kota Pontianak mencapai 0,97 persen. Hal ini diungkapkan Nyoto Widodo, Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Kalbar, Senin (2/1).
Dia berkata, inflasi pada Januari 2009, disebabkan adanya kenaikan permintaan beberapa barang dan jasa, dalam menghadapi perayaan Hari Raya Imlek. Walaupun pada Januari, terjadi penurunan harga bahan bakar bensin.
Dikatakannya, Organda belum menurunkan tarif angkutan. Namun, bahan makanan cukup tinggi karena adanya perayaan hari raya tersebut. "Inflasi ini terjadi juga di Kota Singkawang," ujarnya.
Inflasi di Kota Singkawang mencapai 1,13 persen, lebih tinggi daripada di Kota Pontianak. Di Kota Pontianak, inflasi bulan ini terjadi karena adanya kenaikan indeks pada empat kelompok pengeluaran. Yaitu, kelompok bahan makanan sebesar 4,54 persen. Kelompok makanan jadi. Minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,34 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,46 persen. Kelompok sandang sebesar 0,48 persen. Sedangkan tiga kelompok yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok kesehatan sebesar minus 0,13 persen. Kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar minus 0,07 persen. Kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar minus 2,14 persen.
Selain hari raya Imlek, kenaikan bahan makanan, juga disebabkan adanya musim angin ribut, yang menyebabkan nelayan susah untuk melaut. "Harga ikan akhirnya naik," ujarnya. Kondisi ini ditambah dengan air pasang atau banjir.
Satu-satunya jalan adalah memperbaiki persediaan barang pada hari raya yang cenderung meningkat. Sehingga harga barang cenderung meningkat. "Satu-satunya jalan, ya sidak pasar," katanya.
Untuk prediksi inflasi pada Februari, bahwa cuaca masih kurang bersahabat. Sehingga diprediksi masih inflasi. Untuk tingkat nasional mengalami deflasi sebesar 0,07 persen.
Inflasi year on year dari Januari 2009 terhadap Januari 2008, Kota Pontianak sebesar 10,70 persen.
"Sedangkan tingkat nasional inflasi year on yearnya mencapai 9,17 persen," katanya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
