Upaya pengembangan di sektor industri saat ini terus dilakukan agar tercipta keseimbangan pembangunan, sehingga terpenuhinya kebutuhan pokok rakyat.
Tiga jenis kelompok industri yang menjadi tumpuan Kalbar yakni makanan dan minuman, kayu, karet.
Kepala BPS Provinsi Kalbar Yomin Tofri mengatakan, dari hasil survei industri manufaktur di Kalbar menunjukkan pertumbuhan yang kurang baik, karena menurun sebesar 0,24 persen, yang disebabkan industri makanan dan minuman, barang dari anyaman menurun sebesar 4,15 persen dan 7,10 persen.
Jenis industri lain, logam dasar juga menurun hingga 8,34 persen. Hanya karet, barang dari karet dan barang dari plastik yang mengalami pertumbuhan sekitar 5,66 persen, juga furniture dan pengolahan lainnya naik 0,25 persen.
“Pada triwulan III pertumbuhan produksi industri manufaktur juga terjadi penurunan, tetapi penurunannya cukup besar yakni sebesar 5,57 persen,” katanya.
Jika dilihat secara nasional pertumbuhan produksi manufaktur meningkat 2,87 persen dan tumbuh 5,60 persen. Hasil survey industri mikro selama triwulan III tahun 2011 terdapat angka pertumbuhan industri manufaktur mikro dan kecil pada triwulan III tahun 2011 sedikit mengalami pertumbuhan sebesar 0,34 persen.
“Pada triwulan sebelumnya mengalami penurunan sekitar 6,61 persen. Pertumbuhan industri ini ditopang oleh beberapa jenis industri yang mengalami pertumbuhan positif di antaranya industri makanan, pakaian jadi, percetakan, rekaman, barang galian bukan logam yang tumbuh 5 persen,” pungkasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
