Berdasarkan kesepakatan koperasi internasional pada tahun 2012 seluruh koperasi harus melakukan inventarisir baik untuk koperasi yang aktif maupun tidak aktif. Guna meningkatkan kualitas koperasi, Dinas Koperasi, UMKM Provinsi Kalbar mengadakan workshop Binegga UMKM.
Kepala Plt Dinaskop UMKM Provinsi Kalbar M. Syahaldin mengatakan, dalam kegiatan ini pihaknya mengundang narasumber dari Filipina, Brunei Darusalam, dan Malaysia. Menurutnya, Kalbar memiliki potensi SDA dan SDM yang bisa ditingkatkan. “Untuk itu kami menggiring melihat aktivitas koperasi apabila ini ditingkatkan maka bisa menjadi peluang untuk meningkatkan nilai tambah baik daerahnya sendiri khususnya bagi UMKM,” kata ia.Dikatakannya, jika produk UMKM diminati negara lain dan diekspor maka nilai tambah itu berhasil tercapai.
Jumlah koperasi di Kalbar saat ini mencapai 4.168 koperasi, dana yang diputar hingga Oktober 2011 Rp 10 triliun. Ia mengaku, koperasi menginginkan kerjasama lintas koperasi. Maka pihaknya akan memfasilitasi, mengawasi dan melakukan pendampingan.
Ia memisalkan, lahan milik perusahaan yang dikelola masyarakat untuk menanam jagung, pertemuan dua pihak membutuhkan negosiasi, hal ini akan dilakukannya. “Apabila ini sudah terwujud kepercayaan antara pemilik lahan dan masayarakat maka koperasi akan masuk untuk memberikan biaya,” jelasnya.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
