Hilman mengatakan, BI Pontianak akan membuat kesepakatan atau MoU dengan beberapa Bank yang ada di Kalbar agar bank yang ada di Kalbar juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan BI, dimana bank lainnya bukan hanya melayani tabungan melainkan juga menerima penukaran uang. “Sehingga masyarakat yang akan menukar uang, tidak hanya datang ke BI saja, tetapi dapat dilakukan di Bank setempat walaupun masyarakat tersebut bukan merupakan nasabah Bank dimana tempat dia menukar uang,” kata Hilman.
Hilman menambahkan, saat ini BI Pontianak hanya memiliki satu unit mobil sebagai loket kas keliling yang akan beroperasi berkeliling khususnya di pasar-pasar yang ada di Kota Pontianak. Rencananya BI akan mengajak Bank yang ada di Kalbar untuk melakukan hal yang sama.
Deputi BI Pontianak, Purjoko, yang membidangi Ekonomi Masyarakat mengatakan, rencananya BI menargetkan 26 kali kas keliling untuk 5 hari beroperasi, khususnya untuk wilayah Kabupaten di Kalbar. Dan untuk di dalam kota Pontianak, kebijaksanaan dari BI untuk bekerjasama dengan Bank yang ada di Kalbar. “Kesepakatan ini akan segera dibuat bersama untuk membuat loket kas keliling khususnya jelang Hari Raya,” kata Purjoko.
Purjoko berharap Bank yang ada di Kalbar mau membuka loket penukaran uang, karena akan didapatkan manfaat yang positif, dimana masyarakat yang melakukan penukaran uang, kemungkinan akan tertarik untuk menjadi nasabah Bank tersebut, karena masyarakat akan mengetahui keberadaan Bank dimana dia melakukan penukaran uang.
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
