Panitia qurban STAIN Pontianak membagikan 500 kantong daging kepada kaum dhuafa yang berada di sekitar kompleks STAIN Pontianak, juga pada warga muslim dan Tionghoa yang kurang mampu serta masyarakat di daerah terpencil.
Kupon diberikan kepada warga dan ditukar di STAIN Pontianak, sedangkan masyarakat yang tidak mampu pembagian qurban diantar langsung oleh panitia. “Tanpa memandang agama, ras, etnis, maupun bahasa. Semua orang itu sama di sisi Tuhan, yang membedakan hanyalah ketaqwaannya. Kalau kita bisa berbagi dan berlomba-lomba dalam kebaikan itu lebih baik ketimbang hanya berdiam diri. Lagi pula dalam syariat Islam tidak ada aturan yang mensyaratkan bagi penerima daging qurban haruslah orang Islam,” ungkap H. Yapandi, Kepala P3M STAIN Pontianak.
Pelaksanaan kegiatan ini difasilitasi Pusat Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (P3M) STAIN Pontianak, Minggu (6/11). Jumlah hewan yang diqurban, tiga ekor sapi merupakan hasil pemberdayaan masyarakat melalui program desa binaan P3M STAIN Pontianak dan lima ekor kambing yang berasal dari Civitas Akademika STAIN Pontianak serta sumbangan dari berbagai lapisan maupun lembaga sosial kemasyarakatan.
Pendistribusian hewan qurban dimulai usai menunaikan salat Idul Adha, dan berakhir pukul 16.30. (M. Tisna Nugraha)
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
