Sebuah organisasi seperti Credit Union, sesuai dengan namanya yang berasal dari kata “credere” atau “credo” yang berarti percaya serta “union” atau “unos” yang berarti kumpulan orang sehingga kalau digabungkan artinya menjadi kumpulan orang-orang yang saling percaya, jadi kata kuncinya adalah “kepercayaan”.
Dalam proses mendapat kepercayaan baik dari anggota maupun dari masyarakat luas maka tentu saja harus memilki Sumber Daya Organisasi yang didukung oleh orang-orang kreatif dan bisa melakukan inovasi, ulet dan berkemauan keras, punya upaya pribadi, loyal, tanggap akan perubahan dan memiliki kemauan untuk memperbaiki kesalahan. Ini semua bisa terwujud apabila masing-masing pribadi betul-betul mau mengembangkan diri untuk meningkatkan kapasitas individu khususnya kapasitas intelekualitas.
Dalam rangka meingkatkan kapasitas tersebut maka hingga saat ini aktivis CU dibawah naungan Puskopdit Khatuliswa yang sedang mengikuti kuliah di Perguruan Tinggi Widya Dharma sudah tercatat sebanyak 68 orang yang terbagi dalam dua gelombang. Angkatan pertama di ASM Program D3 berjumlah 41 orang dan angkatan kedua di STIE Proram S1 Manajemen awalnya berjumlah 31 orang tapi 4 orang diantaranya sudah mendapat gelar WTS (wisuda tanpa skiripsi-red). Selain itu beberapa aktivis CU Primer di bawah naungan Puskopdit Khatulistiwa ada yang sedang menjalani studi ke jenjang S2 Manajemen Pascasarjana di Universitas Tanjung Pura Pontianak (bahkan diantaranya sudah ada yang selesai-red).
Mereka yang melanjutkan studi ke jenjang S2 terdiri dari para Manajer/General Manager dan beberapa Staf Senior yang menduduki posisi Top Management di CU masing-masing. Sedangkan yang melanjutkan studi ke D3 dan S1 beberapa orang dari unsur Top Manajemen, Staf Senior dan Staf Yunior yang potensial dan memiliki prospek.
Satu pertanyaan yang mungkin menggelayut dalam benak kita : “apakah para aktivis CU yang sedang menjalani kuliah ini hanya sekedar mau ambil gelar?”. Pertanyaan ini hanya bisa dijawab oleh individu masing-masing aktivis yang sedang menjalani kuliah, apa yang menjadi motivasi mereka : hanya mau dapat gelar terus (maaf) naik gaji karena mendapatkan tunjangan pendidikan? Ataukah betul-betul mau belajar sehingga bisa diterapkan di CU masing-masing?.
Ada semboyan yang berbunyi “to do better and to be better”. Semboyan tersebut merujuk pada sebuah teori bahwa “sebuah organisasi perlu meningkatkan investasi pada SDM karena inilah yang paling sulit ditiru oleh competitor”, karena SDM sebagai “Intangible Asset” merupakan penunjang utama sukses sebuah organisasi.
Melihat semboyan yang merujuk pada teori tersebut maka sepatutnya motivasi mengikuti studi adalah betul-betul mau belajar kemudian ilmu yang didapat bisa diterapkan di CU masing-masing sehingga terjadi perubahan dalam perilaku dan mindset dalam melakukan pekerjaan dan memberikan pelayanan. Oleh karena itu sangat diharapkan kepada aktivis CU yang sedang mengikuti kuliah saat ini agar betul-betul bisa mengembangkan diri demi meningkatkan kapasitas intelektualitas.
Dengan adanya Kebijakan Puskopdit Khatulistiwa tentang program menyekolahkan para aktivis CU ini, goal yang diharapkan adalah roda organisasi bisa berjalan lebih baik dari sebelumnya. Yang pada akhirnya kepercayaan masyarakat terhadap gerakan Credit Union khususnya Credit Union dibawah naungan Puskopdit Khatulistiwa semakin meningkat, sehingga mampu bersaing dan layak diperhitungkan baik di level Nasional, Regional maupun Internasional.
Perlu diingat bahwa kesempatan belajar seperti ini agak langka dan tentu saja orang yang mendapatkannya sangat beruntung, masih banyak orang-orang di luar sana ingin belajar tapi kurang beruntung karena faktor ekonomi. Maka dari itu jangan sia-siakan kesempatan baik ini!! Bukan hanya dapat gelar tapi juga bisa belajar!!! Ayo…..ayo…..kita juga bisa……..
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|
