Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH mengatakan, pemerintah telah menetapkan agribisnis dan agroindustri sebagai lokomotif pembangunan di Kalbar, sumberdaya alam berupa pertanian tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, pertenakan, serta perikanan dan kelautan menjadi kekuatan utama Kalbar.
PUNDI-PUNDI
Ekspor Kalbar Meningkat
BPS Provinsi menyatakan ekspor Kalbar pada bulan September 2011 mengalami peningkatan sebesar 4,05 persen bila dibandingkan bulan Agustus 2011 yaitu US$ 142,56 juta naik menjadi US$ 148,33 juta. Sementara periode Januari hingga September 2011 ekspor mengalami peningkatan sebesar 101,04 persen, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2010.
Pajak Progresif Dongkrak PAD
Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kalbar R. Taruli Manurung mengatakan, pasca pemberlakuan pajak progsif yang dilaksanakan Dinas Pendapatan Daerah per 1 Agustus lalu telah mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalbar.
BI Turunkan BI Rate 6,50 Persen
Salah satu langkah untuk antisipasi memitigasi dampak penurunan kinerja ekonomi dan keuangan global terhadap kinerja perekonomian Indonesia, Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan BI rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,50 persen.
Angkutan Udara Sumbang Deflasi
Kota Pontianak raih deflasi tertinggi pada bulan Oktober 2011, yakni sebesar -1,66 persen. Komoditi yang menyumbang deflasi paling tinggi yakni angkutan udara sebesar -1,3401 persen.
Artikel Lain...
Halaman 9 dari 191
